Pengaruh kombinasi Superdisintegrant Crospovidone dan Croscarmellose Sodium pada sifat fisik dan disolusi Fast Disintegrating Tablet Hidroklorotiazid

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.61756

Dewi Farahiyah(1), Teuku Nanda Syaifullah Sulaiman(2*)

(1) Program S-1 Fakultas Farmasi,Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Hidroklorotiazid (HCT) merupakan obat lini pertama untuk penanganan hipertensi. HCT memiliki kelemahan terkait bioavailabilitasnya yang rendah dan umumnya tersedia dalam bentuk sediaan tablet konvensional sehingga dapat menimbulkan masalah tersendiri bagi pasien yang tidak mampu menelan tablet. Fast disintegrating tablet (FDT) HCT merupakan tablet yang dapat terdisintegrasi dan terdisolusi dengan cepat di dalam mulut yang memungkinkan obat dapat diabsorpsi di daerah pregastric sehingga meningkatkan bioavailabilitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula FDT HCT yang menghasilkan sifat fisik optimum dengan kombinasi superdisintegrant crospovidone (CP) dan croscarmellose sodium (CCS). FDT HCT diformulasikan menggunakan kombinasi superdisintegrant CP:CCS pada rentang konsentrasi CP 2-6% dan CCS 1-5%. FDT dibuat dengan metode kempa langsung. Tablet FDT yang dihasilkan, dilakukan uji sifat fisik tablet yaitu kekerasan, kerapuhan, waktu disintegrasi, waktu pembasahan, rasio absorpsi air, dan uji disolusi. Data diolah dengan metode simplex lattice design menggunakan software Design Expert® untuk memprediksi formula optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  CP berpengaruh signifikan dalam mempercepat waktu pembasahan, waktu disintegrasi, dan disolusi tablet, sedangkan CCS berpengaruh signifikan dalam menurunkan kekerasan, meningkatkan kerapuhan dan rasio absorpsi air.

Keywords


FDT; hidroklorotiazid; crospovidone; croscarmellose sodium

Full Text:

PDF


References

Allen, L.V., Popovich, N.G., & Ansel, H.C., 2011, Ansel’s Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems, 9th Ed., 228,233, Lippincott Williams & Wilkins, Philadelphia. Battu, S.K., Repka, M.A., Majumdar, S., & Madhusudan, R.Y., 2007, Formulation and Evaluation of Rapidly Disintegrating Fenoverine Tablets: Effect of Superdisintegrants, Drug Development and Industrial Pharmacy, 33 (11), 1225-1232. Bhowmik, D., Krishnakanth, C.B., Pankaj., & Chandira, R.M., 2009, Fast Dissolving Tablet : An Overview, Journal of Chemical and Pharmaceutical Research, 1 (1), 163-177. Departemen Kesehatan RI, 2006, Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Hipertensi, 13,37,42, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Department of Health, 2014, British Pharmacopoiea, Vol. III, 75, Appendix XII B, 345, The Departement of Health, London. Fu, Y., Yang S., Jeong, S. H., Kimura, S., & Park, K., 2004, Orally Fast Disintegrating Tablets: Developments, Technologies, Taste-Masking and Clinical Studies, Critical Review in Therapeutic Drug Carrier System, 21 (6), 433-475. Gohel, M.C., Parikh, R.K., Brahmbhatt, B.K., & Shah, A.R., 2007, Improving the Tablet Characteristic and Dissolution Profile of Ibuprofen by Using a Novel Coprocessed Superdisintegrant: A Technical Note, AAPS Pharm. Sci. Tech., 8 (1), 1-6. Guest, R.T., 2009, Croscarmellose Sodium, dalam Rowe, R.C., Sheskey P.J., & Quin, M.E., (Eds.), Handbook of Pharmaceutical Excipients, 6th Ed., 206-208, Pharmaceuticals Press, Washington D.C. Moffat, A.C., Osselton, M.D., & Widdop, B., (Eds.), 2011, Clarke’s Analysis of Drugs and Poisons, 4th Ed., 1493-1494, Pharmaceutical Press, London. Nugroho, A.E., 2012, Farmakologi: Obat-obat Penting dalam Dunia Pendidikan dan Kesehatan, Cetakan I, 103,107,111, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Schiermeier, S. dan Schmidt, P.C., 2002, Fast Dispersible Ibuprofen Tablets, European Journal of Pharmaceutical Sciences, 15 (3), 295-305. Soebagyo, S.S., Fudholi, A., Sulaiman, T.N.S., & Kuswahyuning, R., 2013, Petunjuk Praktikum Teknologi dan Formulasi Sediaan Padat, Laboratorium Teknologi Farmasi Bagian Farmasetika Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sulaiman, T.N.S., 2007, Teknologi dan Formulasi Sediaan Tablet, Cetakan I, 95-103,128,200, Pustaka Laboratorium Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Vaghela, B.J., Kayastha, R.R., Bhatt, N.M., Pathak, N.L., Chudasama, A.H., & Darediya, A.A., 2011, Formulation and Evaluation of Fast Disintegrating Tablet of Diclofenac Sodium, International Journal of Pharmaceutical Research and Development, 3 (6), 17-22. World Health Organization, Proposal to Waive in vivo Bioequivalence Requirements for The WHO Model List of Essential Medicines Immediate Release: Solid Oral Dosage Forms Geneva, October 2005. Zhang, Y., Wrzesinski, A., Moses, M., & Bertrand, H., 2010, Comparison of Superdisintegrants in Orally Disintegrating Tablets, Pharmaceutical Technology, 54-61. Zhao, Na. dan Augsburger, L.L., 2005, Functionality Comparison of 3 Classes of Superdisintegrants in Promoting Aspirin Tablet Disintegration and Dissolution, AAPS Pharm. Sci. Tech., 6 (4), 634-640.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.61756

Article Metrics

Abstract views : 945 | views : 2622

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License