Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Batuk OTC (Over The Counter) dengan Faktor Demografi pada Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.62011

Listiana Hidayati(1*), Amrina Amalia Yogananda(2)

(1) Fakultas Industri Halal, Universitas Nahdlatul Ulama, Yogayakarta
(2) Fakultas Industri Halal, Universitas Nahdlatul Ulama, Yogayakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Batuk merupakan upaya pertahanan paru terhadap berbagai rangsangan yang ada dan refleks fisiologis yang melindungi paru dari trauma mekanik, kimia dan suhu. Batuk merupakan gejala tersering penyakit pernapasan dan masalah yang sering kali dihadapi dokter dalam praktik sehari-hari di Indonesia. Pengobatan batuk biasanya dilakukan dengan pengobatan sendiri atau swamedikasi. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat herbal, obat tradisional maupun modern dengan tanpa adanya intervensi dari tenaga medis seperti dokter. Pengetahuan swamedikasi sendiri kemungkinan berhubungan dengan faktor demografi seperti kluster, tahun angkatan, dan jenis kelamin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat batuk pada responden, gambaran tingkat pengetahuan responden serta hubungan faktor demografi dengan tingkat pengetahuan responden dalam penggunaan obat batuk.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik bersifat non-eksperimental melalui penyebaran kuesioner. Kuesioner yang berisi 24 pertanyaan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian dilakukan di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Jumlah sampel yang digunakan adalah 319 responden. Data primer selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan analisis bivariat dengan Chi-Square test.

Hasil penelitian menunjukkan gambaran tingkat pengetahuan responden dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu baik, sedang, dan kurang. Berdasarkan hasil uji bivariat diketahui faktor klaster berhubungan dengan tingkat pengetahuan mengenai penggunaan obat batuk dengan nilai p ≤ 0,05. Tahun angkatan dan jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan responden mengenai penggunaan obat batuk.


Keywords


Pengetahuan; Obat Batuk; Swamedikasi

Full Text:

PDF


References

Arviana, N., 2014, Gambaran Perilaku dan Pengetahuan Mahasiswa Kluster Kesehatan dan Sosio-Humaniora Terhadap Pengobatan Sendiri, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Yogyakarta. Burhanudin, T., 2014, Segmen Menengah dan Bawah Dorong Industri Farmasi, http://www.marketing.co.id, 20 Maret 2016. Corelli, R, L., 2007, Therapeutic & Toxic Potential of Over-the-Counter Agents, In : Katzung, B, G., Basic and Clinical Pharmacology, 10th ed. USA : McGraw Hill. Da Silva, M.G.C., Soares, M.C.F., and Muccillo-Baisch, A.L., 2012, Self-medication in University Students from The City of Rio Grande Brazil, BMC Public Health, 12, 339-345. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2008, Materi Pelatihan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, 4, 21, Departemen Kesehatan RI, Jakarta. Desilva, L., 2016, Hubungan Faktor Demografi dengan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Batuk OTC pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Yogyakarta. Djunarko, I, & Hendrawati,Y.D., 2011, Swamedikasi yang Baik dan Benar, Citra Aji Parama, Yogyakarta. Obermeyer, C.M., Schulein, M., Hardon, A., Sievert, L.L., Price, K., Santiago, A.C., Lazcano, O., Kirumira E.K., Neuman, M., 2004, Gender and Medication Use : An Exploratory, Multi-site Study, Women Health, 39 (4), 57-73. Mariyono, H.H. dan Suryana, K., 2008, Adverse Drug Reaction, J Peny Dalam, 9 (2), 164-172. Nawawi, H.H. & Hadari, M.H.M., 2006, Instrumen Penelitian Bidang Sosial, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Notoatmodjo, S., 1993, Metodologi Penelitian Kesehatan, PT. Rineka Cipta, Jakarta. Notoatmodjo, S., 2003, Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Edisi II, 121-128, PT Rineka Cipta, Jakarta. Obermeyer, C.M., Schulein, M., Hardon, A., Sievert, L.L., Price, K., Santiago, A.C., Lazcano, O., Kirumira E.K., Neuman, M., 2004, Gender and Medication Use : An Exploratory, Multi-site Study, Women Health, 39 (4), 57-73. Tan, H.T. dan Rahardja, K., 1993, Swamedikasi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. dan 18 Ledok Code Mengenai Swamedikasi Diare, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Yogyakarta. Tamewol, D., Ali, R.H., Simanjutak, M.L 2016.Gambaran Foto Toraks Pada Penderita Batuk Kronis di Bagian/SMF Radiologi FK Unsrat/RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado.Jurnal e-Clinic(eCL), 4(1)



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.62011

Article Metrics

Abstract views : 2482 | views : 6796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License