Faktor Prediktif Signifikansi Dampak Klinik Intervensi Apoteker pada Pasien Geriatrik Rawat Inap

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i4.68426

Margarita Krishna Setiawati(1*), Nanang Munif Yasin(2), I Dewa Putu Pramantara(3)

(1) Magister Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Pasien geriatrik mengalami perubahan fisiologik, farmakokinetika, dan farmakodinamika. Hal ini menjadi penyebab terjadinya Drug-Related Problems (DRPs) pada geriatrik. Apoteker berperan penting dalam mengoptimalkan efektivitas dan keamanan terapi obat pasien khususnya geriatrik, yaitu dengan mencegah dan mengatasi DRPs. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor prediktif (komorbiditas, jumlah obat, Length of stay, dan usia) signifikansi dampak klinik intervensi Apoteker pada pasien geriatrik rawat inap. Dengan diketahuinya faktor prediktif ini dapat membantu Apoteker untuk dapat melakukan prioritas dalam pemantauan terapi obat pasien. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental without control group. Penelitian dilakukan pada pasien geriatrik rawat inap di Rumah Sakit Panti Rapih periode Maret - April 2021, dengan kriteria inklusi pasien usia ≥ 60 tahun, merupakan kasus penyakit dalam, dan teridentifikasi DRPs. Kriteria eksklusi pasien dirawat di ruang perawatan Covid-19 dan ruang intensif. Apoteker melakukan pemantauan terapi obat pasien, mengidentifikasi DRPs, dan memberikan intervensi atasnya. Intervensi yang diberikan Apoteker, dinilai signifikansi dampak kliniknya. Signifikansi dampak klinik intervensi Apoteker ditentukan melalui professional adjustment berdasarkan tools yaitu Assessment the potential impact of the pharmacist’s recommendation on patient care. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan multivariat. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 28 orang, dengan total 47 DRPs dan jumlah intervensi sebanyak 53. Signifikansi intervensi yang terbanyak adalah kategori significant yaitu sebanyak 50,94%. Faktor prediktif (komorbiditas, jumlah obat, Length of stay, dan usia) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap signifikansi dampak klinik intervensi Apoteker.

Keywords


geriatrik, signifikansi dampak klinik intervensi apoteker, faktor prediktif (komorbiditas, jumlah obat, Length of stay, usia)

Full Text:

PDF


References

American Geriatrics Society, 2019. American Geriatrics Society 2019 Updated AGS Beers Criteria® for Potentially Inappropriate Medication Use in Older Adults. Journal of the American Geriatrics Society, 67: 674–694.

Boss, G.R. dan Seegmiller, J.E., 1981. Age-related physiological changes and their clinical significance. The Western Journal of Medicine, 135: 434–440.

Cipolle, R.J., Strand, L., dan Morley, P., 2012. 'Pharmaceutical Care Practice: The Patient-Centered Approach to Medication Management'. URL: https://id1lib.org/book/2542172/71cba1 (diakses tanggal 14/6/2021).

Freeman, W.J., Weiss, A.J., dan Heslin, K.C., 2018. 'Overview of U.S. Hospital Stays in 2016: Variation by Geographic Region'. URL: https://www.hcup-us.ahrq.gov/reports/statbriefs/sb246-Geographic-Variation-Hospital-Stays.jsp (diakses tanggal 2/8/2021).

Halli-Tierney, A., Scarbrough, C., dan Carroll, D.G., 2019. Polypharmacy: Evaluating Risks and Deprescribing. American Family Physician, 100: 32–38.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2014. 'Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 79 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit'. URL: (diakses tanggal 8/5/2020).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.

Lam, M.P.S. dan Cheung, B.M.Y., 2012. The use of STOPP/START criteria as a screening tool for assessing the appropriateness of medications in the elderly population. Expert Review of Clinical Pharmacology, 5: 187–197.

Mangoni, A.A. dan Jackson, S.H.D., 2004. Age-related changes in pharmacokinetics and pharmacodynamics: basic principles and practical applications. British Journal of Clinical Pharmacology, 57: 6–14.

Midlöv, P., Eriksson, T., dan Kragh, A., 2009. Drug-Related Problems in the Elderly. Springer Netherlands, Dordrecht.

Mongaret, C., Quillet, P., Vo, T.H., Aubert, L., Fourgeaud, M., Michelet-Huot, E., dkk., 2018. Predictive factors for clinically significant pharmacist interventions at hospital admission. Medicine, 97: e9865.

Nachtigall, A., Heppner, H.J., dan Thürmann, P.A., 2019. Influence of pharmacist intervention on drug safety of geriatric inpatients: a prospective, controlled trial. Therapeutic Advances in Drug Safety, 10: .

Overhage, J.M. dan Lukes, A., 1999. Practical, reliable, comprehensive method for characterizing pharmacists’ clinical activities. American journal of health-system pharmacy: AJHP: official journal of the American Society of Health-System Pharmacists, 56: 2444–2450.

Pharmaceutical Care Network Europe, 2019. Classification for Drug-Related Problems V9.00.

Rozzini, R., Frisoni, G.B., Ferrucci, L., Barbisoni, P., Sabatini, T., Ranieri, P., dkk., 2002. Geriatric Index of Comorbidity: validation and comparison with other measures of comorbidity. Age and ageing, .

Somers, A., Robays, H., De Paepe, P., Van Maele, G., Perehudoff, K., dan Petrovic, M., 2013. Evaluation of clinical pharmacist recommendations in the geriatric ward of a Belgian university hospital. Clinical Interventions in Aging, 8: 703–709.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i4.68426

Article Metrics

Abstract views : 380 | views : 470

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
Creative Commons Licence
 
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.