DAMPAK PENGEMBANGAN EKOWISATA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BENGKAYANG : Studi Kasus Kawasan Ekowisata Riam Pangar

https://doi.org/10.22146/jnp.59469

Pramushinta Arum Pynanjung(1*)

(1) Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat
(*) Corresponding Author

Abstract


Konsep kepariwisataan dunia mengalami pergeseran ke arah model wisata alam akibat tingkat kejenuhan wisatawan􀀎untuk mengunjungi objek-objek wisata buatan. Hal ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan pesona alamnya. Salah satu ekowisata yang terkena, yaitu kawasan wisata di daerah Kabupaten Gunung Kidul-Yogyakarta yang sering dikunjungi wisatawan, namun tidak demikian dengan ekowisata di Kalimantan Barat. Ekowisata di Kalimantan Barat yang berjumlah 333 destinasi tidak sebanding dengan jumlah kunjungan wisatawan seperti halnya di objek wisata lainnya. Salah satu daerah di Kalimantan Barat yang berpotensi adalah Kabupaten Bengkayang yang memiliki 51 objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pengembangan kawasan ekowisata yang mempunyai potensi di kemudian hari terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah mix method, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui data primer (wawancara / kuisioner) dan data sekunder (studi literatur). Berdasarkan penelitian sebelumnnya (Reny & Pramushinta, 2016) bahwa kawasan Riam Pangar cukup berpotensi, namun perlu di perbaiki baik dari segi daya tarik, sarana dan prasarana, mutu dan pelayanan, pengelolaan dan perawatan sampai regulasi kebijakan yang mengatur ekowisata di daerah tersebut. Pengembangan ekowisata di kawasan Riam Pangar dapat menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif bagi pihak-pihak terkait. Dampak yang di timbulkan dapat mengurangi angka pengangguran, peningkatan pendapatan, peningkatan inflasi dan nilai lahan sampai mempercepat proses pembangunan di daerah kawasan tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam menentukan alternatif kebijakan dan strategi yang tepat untuk pengembangan pengelolaan wisata alam di Kabupaten Bengkayang terutama daerah kawasan Air Terjun Riam Pangar.


Keywords


Ecowisata, Riam Pangar, Dampak Ekonomi, Dampak Sosial, dan Dampak Ekologi

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jnp.59469

Article Metrics

Abstract views : 884 | views : 5684

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Nasional Pariwisata

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

PUSAT STUDI PARWISATA – Universitas Gadjah Mada, 

Bulaksumur Blok D-8, Caturtunggal, Depok, Sleman YOGYAKARTA, 55281

Telp. (0274) 564138 Faks. (0274) 564138

Email: pusparjnp@ugm.ac.id