BAURAN PROMOSI DI TAMAN WISATA RATU BOKO

https://doi.org/10.22146/jnp.6691

Bernadetta Dwi Charylia(1*)

(1) Pusat Studi Pariwisata
(*) Corresponding Author

Abstract


Tingkat kunjungan wisatawan di kawasan Ratu Boko belum mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini terbukti berdasarkan jumlah tingkat kunjungan pada tahun 2010 yang hanya mencapai 4035 wisatawan nusantara dan 87 wisatawan mancanegara pada libur akhir tahun dibandingkan dengan jumlah kunjungan tahun 2009 yaitu sebesar 5896 wisatawan nusantara dan 106 wisatawan mancanegara. Hasil analisis matriks SWOT, model bauran promosi Obyek Wisata Candi Ratu Boko adalah menggunakan metode promosi secara bersama-sama. Segmen wisnus dapat menggunakan strategi personal selling dan public relation. Segmen wisman dan wisnus yang tertarik pada cultural heritage dengan mengutamakan strategi iklan dan exebition. Strategi promosi melalui personal selling dan kerjasama dengan segmen pasar potensial, lokal seperti: pihak sekolah, universitas. Strategi promosi melalui advertising: brosur, leaflet, guidebook, turism map, internet untuk mengekspose keunikan lokal yang dimiliki Obyek Wisata Ratu Boko.

 





DOI: https://doi.org/10.22146/jnp.6691

Article Metrics

Abstract views : 1252 | views : 3783

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)




 

PUSAT STUDI PARWISATA – Universitas Gadjah Mada, 

Bulaksumur Blok J-3, Caturtunggal, Depok, Sleman YOGYAKARTA, 55281

Telp. (0274) 564138; (0274) 583595; Faks. (0274) 564138

Email: pusparjnp@ugm.ac.id