Cyberspace dalam novel “The Messenger”
Abstrak
Perkembangan industri mulai dari era 1.0 hingga menjelang 5.0 selalu ditandai
dengan kemajuan yang terjadi pada dunia teknologi informasi hingga
mempengaruhi aspek kehidupan manusia secara global. Perkembangan tersebut
kemudian memaksa manusia untuk bersinggungan dengan dua realitas dunia yaitu
maya dan konkrit. Problematika yang timbul sebagai gambaran bagi manusia
yang memiliki interaksi di dua dunia yakni dunia realitas konkrit dan realitas
tampakan tergambar dalam novel “The Messenger” yang ditulis oleh Labibah
Zain, dkk. Penelitian ini adalah penelitian yang berpijak pada ilmu filsafat sebagai
landasan berfikir. Dalam penelitian ini, digunakan perspektif kritik humanis Mark
Slouka sebagai pisau analisa. Dengan menggunakan perspektif kritik humanis
yang dicetuskan oleh Mark Slouka, peneliti ingin memaparkan realitas semu
(hyperrealitas) akibat adanya ruang cyber yang tergambar dalam novel “The
Messenger”. Namun, pisau analisis yang digunakan tak sepenuhnya absolut, akan
tetapi lebih kepada hasil reflektif dari peneliti. Penelitian ini termasuk dalam studi
pustaka dengan objek kajiannya adalah alur cerita dan setting dalam novel “The
Messenger”. Hasil penelitian dipaparkan menggunakan metode deskriptif.
Adapun hasil penelitian menggolongkan novel ini termasuk dalam golongan
Teknorealis. Hal tersebut direpresentasikan dalam konsep realitas, identitas,
komunitas, dan ruang yang tergambar dalam novel
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles retained by the respective authors without restrictions. It means that the authors may distribute the articles in their personal and institutional repositories while providing bibliographic details that credit this journal. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale publicly.
By publishing with this journal, authors grant any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles, even for commercial purposes, so long as they provide appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), include a link to the license, indicate if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-SA 4.0).
