Peran pustakawan cerdas di Perguruan Tinggi dalam ikut membentuk masyarakat cerdas
Abstrak
Pustakawan perguruan tinggi dituntut untuk lebih meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasannya. Kegiatan untuk menambah pengetahuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti : banyak membaca-menulis, sering mengikuti seminar, workshop, call for papers, bergabung dalam grup diskusi sosial media, belajar secara mandiri melalui Internet, dan lain-lain. Pemustaka dalam suatu perguruan tinggi sebagian besar generasi milenial. Perilaku generasi milenial sekarang ini sudah memasuki era society 5.0 (Perilaku masyarakat super cerdas). Mereka menginginkan layanan yang cepat, praktis, dan efisien. Pustakawan harus mengikuti arus generasi masyarakat yang dilayaninya, agar layanan yang diberikan sesuai dengan keinginan pemustaka. Peran pustakawan cerdas untuk masyarakat perguruan tinggi dengan memberikan layanan yang relevan dengan generasi milenial salah satunya yaitu layanan digital library mobile. Pemustaka hanya dengan mengunduh aplikasi lewat Playstore, sudah dapat meminjam dan membaca ebook tanpa harus mendatangi perpustakaan. Kegiatan lain yang dilakukan yaitu pustakawan berkolaborasi dengan peneliti (dosen dan mahasiswa). Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan tutorial literasi informasi di meja layanan, yaitu: memberikan teknik kepenulisan tugas akhir, cara menggunakan SPSS, Mendeley, Zotero, membantu cek plagiarisme, sosialisasi sumber-sumber informasi, menyediakan referensi yang relevan, memberikan rujukan jurnal, dan memberikan layanan informasi lainnya. Layanan ini dapat memperlancar proses belajar-mengajar dan meningkatkan kualitas hasil penelitian di perguruan tinggi. Peran pustakawan cerdas untuk masyarakat kampung dengan mendampingi dan mengajar anak-anak di saat Jam Belajar Masyarakat (Pukul 18.30-20.30). Kegiatan remaja dan Taman Pendidikan Al[1]Qur'an (TPA) digiatkan kembali. Taman baca masyarakat (TBM) didirikan untuk melengkapi kegiatan literasi di masyarakat. Masyarakat menjadi cerdas dalam berliterasi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles retained by the respective authors without restrictions. It means that the authors may distribute the articles in their personal and institutional repositories while providing bibliographic details that credit this journal. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale publicly.
By publishing with this journal, authors grant any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles, even for commercial purposes, so long as they provide appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), include a link to the license, indicate if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-SA 4.0).
