Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Andal) sebagai Dasar Pembuktian Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup Berdasarkan Standar Strict Liability
Abstract
Artikel ini membahas penggunaan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Andal) sebagai dasar pembuktian dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup berdasarkan standar strict liability. Melalui pendekatan yuridis normatif dan analisis terhadap dua putusan pengadilan, penelitian ini menyoroti adanya perbedaan perlakuan terhadap dokumen Andal dalam proses pembuktian unsur “ancaman serius”. Dalam Putusan PN Jakarta Selatan No. 456/Pdt.G-LH/2016/PN.Jkt.Sel, dokumen Andal digunakan sebagai dasar bahwa kegiatan tergugat berpotensi menimbulkan ancaman serius. Sementara dalam Putusan No. 676/Pdt.G-LH/2018/PN.Jkt.Sel, dokumen tersebut tidak dijadikan dasar pertimbangan. Perbedaan ini menimbulkan ketidakpastian hukum. Artikel ini menunjukkan adanya persamaan secara substantif antara urgensi yang melandasi pembentukan dokumen Amdal serta prasyarat penerapan strict liability. Amdal dapat menjadi alat bukti penting penerapan strict liability dalam proses peradilan selama dilengkapi dengan alat bukti ilmiah lainnya.
Copyright (c) 2025 The author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan.