Menciptakan Kemandirian Keluarga dengan Tanaman Obat dan Kartu Informasi Tanaman: Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat Puntukdoro dalam Upaya Melestarikan Pengobatan Tradisional
Abstrak
Taman obat keluarga (TOGA) didefinisikan sebagai sekumpulan tanaman yang berperan penting dalam pengobatan tradisional yang memiliki khasiat dalam meningkatkan kesehatan. Keberadaan tanaman obat yang beragam menawarkan alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan dengan obat-obatan modern. Melihat adanya peningkatan potensi tanaman obat dalam pengobatan tradisional, masyarakat umum mulai menanam di pekarangan rumah untuk memudahkan akses ketika diperlukan. Akan tetapi, di Desa Puntukdoro, sebagian besar masyarakat hanya mengenal tanaman obat sebagai bumbu masakan dan lahan yang dimiliki oleh masyarakat juga terbatas. Di sisi lain, terdapat sebuah lahan kosong di Desa Puntukdoro yang belum dimanfaatkan. Oleh karena itu, tim-tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang mengabdi di Desa Puntukdoro (UGM, UB, dan IAIN Ponorogo) menjalankan program perenovasian lahan kosong menjadi TOGA untuk meningkatkan nilai keindahan dan kebermanfaatan lahan. Selain itu, Tim KKN UGM menawarkan solusi sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat berupa pemasangan media kartu informasi tanaman yang diintegrasikan dengan fitur quick response (QR) kode respons cepat yang berisi beberapa informasi, seperti cara penanaman, proses perawatan, masa panen, dan manfaat tanaman. Pembuatan taman ini bertujuan untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat Puntukdoro dalam melestarikan pengobatan tradisional. Program ini berlangsung pada Juli—Agustus 2024 yang terbagi menjadi beberapa tahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan ini mencakup pembuatan desain taman, penataan lahan, penanaman, perawatan, pemasangan kartu informasi tanaman, serta diskusi evaluasi dan keberlanjutan yang mencakup beberapa aspek, seperti keadaan lahan, kondisi pertumbuhan tanaman, dan pembuatan jadwal piket. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat mengintegrasikan pengetahuan tentang tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menginisiasi penanaman tanaman obat di pekarangan rumah sehingga pelestarian pengobatan tradisional dapat diterapkan pada setiap keluarga sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat.
Referensi
Amali, F. W. (2023). Studi etnomedisin tumbuhan berkhasiat obat pada masyarakat di Desa Menoreh Salaman sebagai buku referensi biologi [Skripsi]. Universitas Tidar.
Apindiati, R. K. (2024). Sosialisasi pola hidup bersih dan sehat melalui pembuatan tanaman obat keluarga. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 6(2), 306–318. https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i2.1937
Artiray, D. P., Nst, D. R. I., Putri, D. A., Nugraha, S., Yolanda, N., Pangestu, D. R. A., Taniran, S. P., Malika, G. N., Damayanti, O., & Purba, R. D. (2023). Pemanfaatan TOGA sebagai minuman herbal kekinian bernilai ekonomi bagi ibu PKK Kelurahan Sidomulyo Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 170–179. https://doi.org/10.32815/jpm.v4i1.1306
Badriyah, L. (2023). Penggunaan tanaman obat untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat Kelurahan Balang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto [Skripsi]. UIN Alauddin Makassar.
Feni, R., Marwan, E., & Kusumawati, N. (2022). Tanaman apotik hidup untuk pemanfaatan lahan pekarangan di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 168—175. http://dx.doi.org/10.24127/sss.v6i1.1887
Hanifa, N. I., Wirasisya, D. G., & Hasina, R. (2020). Penyuluhan penggunaan TOGA (Taman obat keluarga) untuk pengobatan di Desa Senggigi. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 3(2), 87—92. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.489
Nehru., Komariah., Ardianto., Rismayana, I., & Azmin, N. (2024). Studi etnobotani tumbuhan obat masyarakat Bumi Pajo. Jurnal Sains dan Terapan, 3(1), 25—28. https://doi.org/10.57218/juster.v3i1.1012
Nugroho, B. P., Mildawati, R., Prasetyawan, F., Saristiana, Y., & Oktadiana, I. (2024). Sosialisasi obat herbal dan edukasi pemilihan obat herbal. Jurnal Abdi Masyarakat Vokasi, 1(1), 96—101.
Sumita, I., Bukhari, B., Jamilah, J., Handayani, S., & Asrafil, A. (2023). Respon pertumbuhan dan produksi jagung manis terhadap aplikasi pupuk organik super aktif eko-farming dan pengaturan populasi tanaman. Jurnal Agroristek, 6(2), 86—99. https://doi.org/10.47647/jar.v6i2.1845
Thahir, R., Nurdiyanti. N., Wajdi, M., Fadhilah, N., Magfirah. N., & Anisa. A. (2021). Edukasi pemanfaatan tanaman sebagai apotek hidup mewujudkan masyarakat sehat dan produktif. Jurnal Abdimas Patikala, 1(1), 7—19. https://doi.org/10.51574/patikala.v1i1.99
Zamaa, M. S., Sulaiman, R. M., I. M., & Nugrah, A. (2024). Pembuatan taman TOGA (Tanaman obat keluarga) di Puskesmas Barana, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT), 4(1), 164—168.
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






