Optimalisasi Pengelolaan Eceng Gondok: Pemetaan Sebaran dan Upaya Penanganan dengan Studi di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak
Abstrak
Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah gulma air yang tumbuh dengan cepat di perairan dangkal dan tidak berarus. Di Desa Tempel, Tedunan, dan Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, pertumbuhannya diperparah oleh eutrofikasi yaitu peningkatan nutrien akibat pencemaran dari aktivitas pertanian dan limbah domestik. Eceng gondok menimbulkan dampak negatif, seperti penyumbatan saluran air, pendangkalan, dan pengurangan cahaya matahari yang menembus air sehingga mengganggu kehidupan biota di bawahnya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan persebaran eceng gondok secara spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta menyelesaikan masalah eutrofikasi eceng gondok dengan alat pemanen sederhana dan rekomendasi strategi distribusi dari eceng gondok yang telah dipanen. Melalui pemetaan citra satelit menggunakan software ArcGIS, eceng gondok ditemukan di Desa Tempel, Tedunan, dan Wedung di aliran yang lambat. Eceng gondok di Desa Tempel menutupi area seluas 52.282 m² dan terparah diantara ketiga desa tersebut. Alternatif penyelesaian eceng gondok diterapkan di Desa Tempel dengan pembuatan alat pemanen eceng gondok berupa alat pemanen sederhana yang murah, tahan air, dan tahan korosi. Selain itu, policy brief disusun untuk merumuskan rekomendasi kebijakan terkait pemanfaatan potensi eceng gondok. Rekomendasi yang diajukan yaitu mendistribusikan eceng gondok ke pengrajin lokal untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk organik atau kerajinan. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemanfaatan limbah secara produktif. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan gulma eceng gondok dari aspek lingkungan maupun ekonomi.
Referensi
Asmal, S., Bahri, S., Rusman, M., & Hanafi, R. (2020). Perancangan sistem mekanis alat pencabut singkong untuk optimasi sistem panen bagi petani singkong di Kelurahan Borong Loe Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Jurnal Tepat: Teknologi Terapan Untuk Pengabdian Masyarakat), 3(1), 81-86. https://doi.org/10.25042/jurnal_tepat.v3i1.77
Maharani, D. A. (2023). Modifikasi pewarnaan dan teknik dalam perancangan desain karpet eceng gondok. Dimensi: Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Seni Desain Grafis, 4(1). https://ejournal.unupasuruan.ac.id/index.php/dimensi/article/view/150
Moningkey, A. T., Lihiang, A., & Rampengan, M. M. F. (2020). Sebaran spasial eceng gondok (Eichornia crassipes) di Danao Tondano. Jurnal Episentrum, 1(3), 32-37.
Naninsih, N., Alam, S., & Triwani, J. (2024). Pengolahan eceng gondok menjadi handicraft di Yapem Kecamatan Manggala Makassar. Nobel Community Services Journal, 4(1), 19-27.
Nawisan. (2024). Hubungan antara manusia dan teknologi serta pengaruhnya terhadap budaya (tinjauan antropologi). KALA MANCA: Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(1), 13-18. https://doi.org/10.69744/kamaca.v12i1.314
Pahleviannur, M. R. (2019). Pemanfaatan informasi geospasial melalui interpretasi citra digital penginderaan jauh untuk monitoring perubahan penggunaan lahan. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 4(2), 18-26.
Piranti, A. S. (2019). Pengendalian eutrofikasi Danau Rawapening. Unsoed Press, Purwokerto.
Putri, H. A., Kisma, Mardiah, & Astaman, P. (2023). Diseminasi pemanfaatan eceng gondok (Eichornia crassipes) menjadi pupuk organik cair sebagai implementasi pertanian dan perairan berkelanjutan. Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 114-120. https://doi.org/10.47767/hippocampus.v2i2.628
Santoso, H., Anita, A., Muliadi, M., Mayanti, D.A. (2018). Community economic empowerment through cultivation of enceng gondok program using community engagement program approach in West Aceh Regency post conflict and natural disaster earthquake and tsunami 2004. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 168-176. https://doi.org/10.22146/jpkm.28974
Saefudin, & Susandi, D. (2020). Sistem informasi geografis untuk analisa spasial potensi lembaga pendidikan keterampilan. Jurnal Sistem Informasi, 7(2), 123-131. https://doi.org/10.30656/jsii.v7i2.2380
Tinega, J.N., Warui, C.M. (2022). Effect of carbonization on the surface and influence on heavy metal removal by water hyacinth stem-based carbon. Management of Environmental Quality: An International Journal, 33, (3). 573–585. https://doi.org/10.1108/MEQ-10-2020-0231
Trianiza, I. (2020). Uji spektrum cahaya eceng gondok (Eichornia crassipes) sebagai absorber pada dye sensitized solar cell (DSSC). JIEOM (Jurnal of Industrial Engineering and Operation Management), 3(1), 15-18. http://dx.doi.org/10.31602/jieom.v3i1.3269
Wulandari, B. R. D., Ulpiana, M. D., Apriliany, I. G. A. M., Pratiwi, N., & Naomi L, R. (2021). Pemanfaatan tanaman eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomis berbasis zero waste di Kelurahan Semayan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 482-488.
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






