Gerakan Kolaborasi Pemberdayaan Kader TP Posyandu di Desa Cikakak : mewujudkan lansia potensial dalam meningkatkan nilai gaya hidup slow living Banyumas
Abstrak
Dukungan kesehatan untuk lanjut usia oleh Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas lansia. Terdapat 9-13 kader posyandu di tingkat RW, dan dengan total 6 Posyandu, jumlahnya mencapai 63 kader, di mana 25 di antaranya adalah kader terampil di Desa Cikakak. Tujuan umum dari Posyandu adalah untuk meningkatkan status kesehatan lanjut usia agar mencapai usia tua yang bahagia dan fungsional dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Kondisi ini sejalan dengan program pemberdayaan kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia muda di usia 60-69 tahun yang mendomisasi struksur usia lansia di Desa Cikakak, Banyumas dengan membentuk pengetahuan dan keterampilan kader sebagai pemberi layanan kesehatan fisik dan mental lansia. Kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan pedoman wawancara dan kuesioner untuk observasi dalam pendekatan fenomenologis. Hasil studi menunjukkan bahwa gerakan kolaborasi kader posyandu dalam meningkatkan kualitas hidup Lansia dapat ditingkatkan melalui intervensi layanan, khususnya dengan merancang program perawatan yang tidak hanya fokus pada penyakit tetapi juga pada kesejahteraan secara keseluruhan, termasuk kesehatan mental; serta memaksimalkan pemberdayaan Lansia dengan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kolaborasi pemberdayaan kader posyandu selanjutnya merupakan langkah awal untuk meningkatkan kapasitas lansia dan penerapan ilmu pengetahuan dalam wujud inovasi teknologi guna menciptakan lansia potensial yang menerapkan gaya hidup slow living yaitu hidup sederhana yang bermakna. Salah satu Inovasi teknologi yang mendukung kesehatan mental dan telah dimodifikasi sesuai kebutuhan lansia dalam memaksimalkan program konseling sebaya dengan deteksi dini tingkat stress adalah Galvanic Skin Response (GSR-Pro) yang terbukti memiliki akurasi mencapai 80% dalam membaca tingkat stress lansia di Desa Cikakak, Banyumas.memaksimalkan pemberdayaan Lansia dengan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kolaborasi pemberdayaan kader posyandu selanjutnya merupakan langkah awal untuk meningkatkan kapasitas lansia dan penerapan ilmu pengetahuan dalam wujud inovasi teknologi guna menciptakan lansia potensial yang menerapkan gaya hidup slow living yaitu hidup sederhana yang bermakna. Salah satu Inovasi teknologi yang mendukung kesehatan mental dan telah dimodifikasi sesuai kebutuhan lansia dalam memaksimalkan program konseling sebaya dengan deteksi dini tingkat stress adalah Galvanic Skin Response (GSR-Pro) yang terbukti memiliki akurasi mencapai 80% dalam membaca tingkat stress lansia di Desa Cikakak, Banyumas.
Referensi
Ariyanto, T., Aninstya, M. R., & Budiarto, A. (2023). Empowering integrated community health services of elderly as a means of metabolic syndrome screening in elderly at Iroyudan, Pajangan, Bantul, DIY. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 1(2), 192-203. https://doi.org/10.22146/parikesit.v1i2.9616
Azfirmawarman, D., Magriasti, L., & Yulhendri. (2023). Indeks pembangunan manusia di Indonesia (Kajian perubahan metodologi penghitungan) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. 5.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik penduduk lanjut usia 2024 (Vol. 21). Badan Pusat Statistik.
Faiza, A., Hamuda, N., Ulsa, D., & Dinakaramani, S. (2025). Empowering the mental health of the elderly through local wisdom based reminiscence therapy. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 11(1), 19-23. https://doi.org/10.22146/jpkm.99226
Husodo, L. O. (2021). Perancangan alat deteksi tingkat stres dengan sensor Galvanic Skin Response.
Latumahina, F., Istia, Y. J., Tahapary, E. C., Anthony, V. C., Soselisa, V. J., & Solissa, Z. (2022). Peran posyandu lansia terhadap kesejahteraan para lansia di (Vol. 6, Issue 1).
Lufityanto, G., Rahapsari, S., & Kamal, I. (2019). Identifikasi stress terhadap perubahan melalui pengukuran kognitif dan respon hypothalamic-pituitary-adrenal. Jurnal Psikologi Integratif Prodi Psikologi UIN Sunan Kalijaga (Vol. 7).
Komalasari, D., Kurniahadi, T., Fadhilla, F., Hanafi, M., Zain, S., & Minalloh, A. (2025). Realizing healthy and fit elderly through Njangkah exercise and Simbah Bugar application. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 11(2), 65-71. http://dx.doi.org/10.22146/jpkm.104647
Manurung, P. A. (2024). Upaya program sekolah lansia dalam meningkatkan kesejahteraan lansia (Studi Sekolah Lansia Selaras Desa Tandem Hulu II). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(1), 21–26. https://doi.org/10.30742/juispol.v4i1.3461
Nelson, B. (2011). Research: Phenomenology. Encyclopedia of Creativity (pp. 299–303). Elsevier. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-375038-9.00149-7
Samosir, F. J., & Psi, S. (2021). Kesehatan mental pada usia dewasa dan lansia (Gambaran Hasil Skrining Kesehatan Mental dengan Kuesioner DASS-42).
Sasoko, D. M., & Mahrudi, I. (2023). Jurnal studi interdisipliner perspektif teknik analisis SWOT dalam sebuah perencanaan kegiatan.
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






