Optimalisasi Literasi Digital untuk Keamanan Privasi pada Guru dan Siswa Pesantren Mizanul Ulum Desa Sanrobone Kabupaten Takalar
Abstrak
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital guru dan siswa Pesantren Mizanul Ulum yang berlokasi di Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar, dengan fokus utama pada keamanan data pribadi dan perlindungan privasi di ruang digital. Seiring meningkatnya penggunaan perangkat digital, internet, dan media sosial dalam kegiatan pembelajaran maupun komunikasi sehari-hari, guru, dan siswa semakin terpapar pada risiko ancaman siber seperti phishing, malware, penipuan digital, serta pencurian identitas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan memahami dan menerapkan keamanan digital bukan hanya sebuah kebutuhan, tetapi menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki di era transformasi digital. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 15 guru dan 15 siswa selama tiga hari. Metode pelaksanaan meliputi tes awal untuk mengetahui tingkat pemahaman awal, penyampaian materi melalui sosialisasi interaktif dan studi kasus, diskusi kelompok, serta tes akhir untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Materi pelatihan mencakup perilaku aman saat beraktivitas di dunia maya, cara mengelola privasi dan keamanan media sosial, pembuatan kata sandi yang kuat, mengenali jenis ancaman digital, serta pemahaman dasar terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai kerangka hukum penggunaan teknologi di Indonesia. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test, hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan (p < 0,05) pada seluruh indikator literasi digital peserta. Peningkatan tertinggi terlihat pada kemampuan pengaturan privasi media sosial sebesar 122,86% dan kemampuan membuat kata sandi aman sebesar 150%. Temuan ini membuktikan bahwa program pelatihan literasi digital berbasis lingkungan pesantren sangat efektif dalam membangun budaya digital yang aman, etis, dan bertanggung jawab bagi pendidik maupun santri sehingga dapat mendukung proses pembelajaran modern yang lebih adaptif dan aman di era digital.
Referensi
A P, Jyothi, Vinayak N. Badiger, & Vinyas Shivakumar. (2023). Security in social networks and media. Proceedings of the 2023 International Conference on Advances in Electronics, Communication, Computing and Intelligent Information Systems (ICAECIS), 651–654.
Anggreni, Likha Sari, Nunung Prajarto, and Novi Kurnia. (2023). Literasi digital skills against children’s personal data protection on social media. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia 8(1), 85–100. https://doi.org/10.25008/jkiski.v8i1.767
Cahyana, Rinda, Dewi Tresnawati, Leni Fitriani, Ridwan Setiawan, Eri Satria, Ade Sutedi, Sri Rahayu, Muhammad Rikza Nashrulloh, Rina Kurniawati, and Yusnita Habsari Utami. (2022). Penyadaran bahaya ujaran kebencian melalui #rtikabdimas program relawan teknologi informasi dan komunikasi abdi masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 6(5). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10121
Darmansyah, Darmansyah, Muchammad Chandra Cahyo Utomo, M. Irghi Farezky, Mila Yusi Amelia, and Shafa Putri Sasmito. (2024). Peningkatan literasi digital di RT 029 Kelurahan Lamaru melalui sarasehan penggunaan internet bijak, sosialisasi instagram, dan pembuatan website administrasi. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 9(4), 907–17. https://doi.org/10.36312/linov.v9i4.2282.
Gunawan, Hendro. (2021). Pengukuran kesadaran keamanan informasi dan privasi dalam sosial media. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan 5(1), 1. https://doi.org/10.24912/jmstkik.v5i1.3456
Hendrawan, Al Maidah, Elia Amanda Aufa, Lutfi Fauziah, Dinda Putri Lestari, and Piljah Khodijah. (2024). Analisis kemampuan literasi digital pada siswa kelas xi mipa sma negeri 1 singaparna. BIODIK 10(4), 606–17. https://doi.org/10.22437/biodik.v10i4.29989
Ian Harum Prasasti, and Agus Wahyudi. (2025). Pemanfaatan aplikasi mobile learning untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa. Journal of Computer Science and Informatics (JOCSI) 2(2), 73–76. https://doi.org/10.69747/jocsi.v2i2.83
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2025). Indeks literasi digital nasional 2025: Tantangan dan strategi penguatan keamanan data. https://www.kominfo.go.id/
Khasri, M. Rodinal Khair. (2020). Hermeneutic circle in digital literation and its relevance as an antidote to hoax. Informasi 49(2), 113–24. https://doi.org/10.21831/informasi.v49i2.27981.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2025, September 4). Kerugian penipuan digital tembus rp48 triliun: Tantangan keamanan siber nasional. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/
Sarry Shafina Saraswati, and Rita Gani. (2024). Efektivitas penerapan konsep keamanan digital oleh mahasiswa. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 4(1), 55–60. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v4i1.3840
Sele, Yunawati, Vinsensia Ulia Rita Sila, and Emanuel M. Y. Hanoe. (2024). Pemberdayaan literasi digital guru melalui pelatihan penggunaan augmented reality. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 535. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.20246
Slingerland, G., Kooijman, J., Lukosch, S., Comes, T., & Brazier, F. (2021). The power of stories: A framework to orchestrate reflection in urban storytelling to form stronger communities. Community Development, 54(1), 18–37. https://doi.org/10.1080/15575330.2021.1998169
Wagner, B., Felderhoff, B., & Solomon, K. (2022). Implementing the collective impact model as a gateway to a veterans community navigator program. Community Development, (1), 38–54.
Rahman, M., & Hasan, M. M. U. (2022). Pavement Dweller Center (PDC) – An innovative one-stop service for homeless people: The case of Sajida Foundation’s Amrao Manush project. Community Development, 54, 72–90. https://doi.org/10.1080/15575330.2022.2028300
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






