Revitalisasi Ekonomi Masyarakat Petani Permakultur di Meratus: Menuju Kemandirian Pangan, Energi, dan Ekonomi Berbasis Lokal
Abstrak
Masyarakat Dayak di Pegunungan Meratus menghadapi berbagai tantangan struktural dalam sistem pertanian, antara lain penurunan produktivitas lahan, degradasi ekosistem, serta keterbatasan akses terhadap pasar dan teknologi yang berkembang saat ini. Praktik ladang berpindah dan pertanian konvensional yang selama ini diterapkan tidak lagi memadai secara ekologis maupun ekonomis, terutama dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan dan dinamika ekonomi pedesaan. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan pembangunan yang mampu mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan efisiensi ekonomi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi perekonomian masyarakat melalui penerapan pendekatan permakultur berbasis agroforestri. Pendekatan tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan petani dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati yang ada, efisiensi sumber daya, serta hubungan saling menguntungkan antarjenis tanaman. Metode penelitian menggunakan participatory rural appraisal (PRA) melalui kegiatan pelatihan, pembangunan demplot, transfer pengetahuan, serta penguatan kelembagaan komunitas guna memastikan keberlanjutan program dan keterlibatan aktif masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permakultur memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani hingga Rp135 juta per tahun, dengan kebutuhan biaya operasional sekitar Rp40 juta. Rasio efisiensi masukan dan luaran mencapai 2,02, sedangkan income multiplier tercatat sebesar Rp2,6 juta, yang menegaskan efektivitas pendekatan ini dalam menciptakan nilai tambah ekonomi yang sangat berdampak pada masyarakat. Secara sosial ekologis, program berhasil meningkatkan diversifikasi komoditas, memperkuat kemandirian pangan, dan mendukung konservasi lahan melalui teknik budidaya berkelanjutan. Selain itu, program berkontribusi pada ketahanan sosial melalui peningkatan partisipasi perempuan serta regenerasi sosial yang berbasis komunitas. Dengan demikian, pendekatan permakultur terbukti menjadi strategi unggul pembangunan berkelanjutan di wilayah adat Meratus dan layak direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik serupa di Indonesia.
Referensi
Akhtar, F., Lodhi, S., Khan, S., & Sarwar, F. (2016). Incorporating permaculture and strategic management for sustainable ecological resource management. Journal of Environmental Management, 179, 31–37. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2016.04.051
Akhwan, A., Salman, D., Agustang, A., Ahmad, J., Saleh, S., & Kamaruddin, S. A. (2023). Social capital and community empowerment: Towards sustainable agricultural. Universal Journal of Agricultural Research, 11(2), 380–388. https://doi.org/10.13189/ujar.2023.110215
Arintyas, A. P. R. D. A. (2024). Women, agriculture, and villages: A community of empowerment study to achieve wellbeing and sustainable development. Journal of Agrosociology and Sustainability, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.61511/jassu.v2i1.2024.887
Concepcion, R. S., Esguerra, B. J. J., Mendigoria, C. H. R., Aquino, H. L., Alajas, O. J. Y., Francisco, K. G., Montañez, J. J. F., Bandala, A., & Dadios, E. (2021). Intelligent permaculture: A sustainable and profitable practice for tropical and maritime climate urban and peri-urban agricultural ecosystems. 2021 IEEE 13th International Conference on Humanoid, Nanotechnology, Information Technology, Communication and Control, Environment, and Management (HNICEM), 1–6. https://doi.org/10.1109/HNICEM54116.2021.9732051
Didarali, Z., & Gambiza, J. (2019). Permaculture: Challenges and benefits in improving rural livelihoods in South Africa and Zimbabwe. Sustainability, 11(8), 2219. https://doi.org/10.3390/su11082219
Diquit, J. S., & Palarca, H. (2021). PERMACUL(SU+RE): Designing a sustainable and regenerative agricultural eco-park through permaculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 879(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/879/1/012034
Epuran, G., Tescașiu, B., Tecău, A., Ivasciuc, I., & Candrea, A. (2020). Permaculture and downshifting-sources of sustainable tourism development in rural areas. Sustainability, 13(230), 1-19. https://doi.org/10.3390/su13010230
Fadare, S. A., Lucky, U. A., & De Guzman, L. I. (2021). Diffusing entrepreneurial innovation and tourism: An empirical evidence of permaculture. International Journal of Business Studies, 5(2) 118-137. https://doi.org/10.32924/ijbs.v5i2.197
Forbes, T. (2014). Indigenous ecological sustainability and the role permaculture could have in maintaining a healthy aboriginal community. PSN: Sustainable Development (Topic). https://doi.org/10.2139/ssrn.2497349
Gashute, A., & Hale, G. (2022). The role of permaculture in the integration of indigenous and modern agricultural knowledge: Evidence from Konso, Ethiopia. Sustainable Development, 30(4), 734–747. https://doi.org/10.1002/sd.2483
Kurniawati, I., Dahlan, M. Z., & Faisal, B. (2022). Permaculture landscape as an adaptive strategy towards food security at community-scale. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1092(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1092/1/012015
Luna, J. M. (2020). Sustainable land development using permaculture. In Cases on Green Energy and Sustainable Development (pp. 142–166). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-5225-8559-6.ch007
Mezirow, J. (1997). Transformative learning: Theory to practice. New Directions for Adult and Continuing Education, 1997(74), 5–12. https://doi.org/10.1002/ace.7401
Morel, K., Léger, F., & Ferguson, R. (2019). Permaculture. In Encyclopedia of Ecology (2nd ed.). Elsevier. https://doi.org/10.4324/9781315228730-4
Oliveira, H., & Penha-Lopes, G. (2020). Permaculture in Portugal: Social-ecological inventory of a re-ruralizing grassroots movement. European Countryside, 12(1), 30–52. https://doi.org/10.2478/euco-2020-0002
Spangler, K., McCann, R., & Ferguson, R. S. (2021). (Re-)defining permaculture: Perspectives of permaculture teachers and practitioners across the united states. Sustainability, 13(10), 5413. https://doi.org/10.3390/su13105413
Stenn, T. (2019). Building resilient and meaningful enterprises with the sustainability lens. Journal of Strategic Innovation and Sustainability, 14(3). https://doi.org/10.33423/jsis.v14i3.2111
Suh, J. (2014). Towards sustainable agricultural stewardship: Evolution and future directions of the permaculture concept. Environmental Values, 23(1), 75–98. https://doi.org/10.3197/096327114X13851122269089
Ulbrich, R., & Pahl-Wostl, C. (2019). The German permaculture community from a community of practice perspective. Sustainability, 11(5), 1241. https://doi.org/10.3390/su11051241
Widiarta, I. P. G. D., Anindyasari, D., Qamara, C., & Aprylasari, D. (2025). Community empowerment and sustainable economic development in Karang Tunggal Village, East Kalimantan. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 6–14. https://doi.org/10.55606/jppmi.v4i1.1734
Widiastuti, T., Sukmaningrum, P. S., Rani, L. N., Ubaidillah, M., & Ardiani, N. (2022). Economic empowerment of dhuafa families through digital business and financial management based on Maqashid Sharia in Tambakrigadung, Lamongan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 8(3), 155–162. https://doi.org/10.22146/jpkm.67976
Yaholnitsky, I. (2020). Permaculture, education and enterprise for the sustainable development goals in Lesotho. Journal of Humanities, Arts and Social Science. https://doi.org/10.26855/jhass.2020.07.011
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






