The South in World Politics

https://doi.org/10.22146/globalsouth.28854

Mohamad Rosyidin(1*)

(1) Program Studi Hubungan Internasional Universitas Diponegoro
(*) Corresponding Author

Abstract


Pahlawan Perang Dunia II Winston Churchill suatu ketika pernah berkata, “Sejarah dibuat oleh para pemenang”. Jika kita membaca dan mencermati sejarah dunia dari masa ke masa, kata-kata tersebut barangkali ada benarnya. Para penakluk Spanyol (conquistadores) mulai dari Christopher Columbus, Fransisco Pizzaro, sampai Hernan Cortez mengarang cerita bahwa orang-orang Indian Amerika adalah masyarakat barbar (uncivilized) sehingga menjustifikasi penaklukan oleh masyarakat Eropa yang ‘tercerahkan’ (civilized). Pasca Perang Dunia II Sekutu sebagai pihak yang menang punya otoritas penuh untuk mereka-ulang rancang-bangun tatanan internasional. Dalam konteks ini, pendukung setia hegemoni Amerika John Ikenberry mengatakan dalam bukunya berjudul ‘After Victory: Institutions, Strategic Restraint, and the Rebuilding of Order After Major Wars’ bahwa munculnya institusi-institusi global semacam GATT yang kemudian berubah menjadi WTO, IMF, Bank Dunia, bahkan PBB tak luput dari upaya Amerika Serikat untuk merekonstruksi dunia menurut sudut pandangnya.

Jika benar dunia dibentuk oleh kekuatan besar, lantas bagaimana peran negara-negara lain, lebih khusus negara-negara berkembang? Kita semua mahfum bahwa negara-negara berkembang dulunya adalah negara terjajah. Negara-negara ini rata-rata baru lahir dalam kurun waktu pasca Perang Dunia II sampai dengan dekade 1960-an. Dari segi geografis, negara-negara ini menempati tiga kawasan besar dunia yakni Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Ketiga kawasan itu secara ekonomi dulunya dianggap sebagai kawasan marjinal, atau periphery menurut istilah penganut teori dependensia klasik. Kombinasi antara faktor politik sebagai negara terjajah dan faktor ekonomi sebagai negara ‘kelas dua’ membuat negara-negara berkembang tidak memiliki andil besar dalam arsitektur tatanan internasional.

Tetapi apakah benar demikian?

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/globalsouth.28854

Article Metrics

Abstract views : 1236 | views : 4264

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats