Growth Performance of Silkworms (Tubifex sp.) Cultivated Using a Dry Substrate

https://doi.org/10.22146/jfs.68259

Mhd Yazid(1*), Iin Siti Djunaidah(2), Moch Nurhudah(3)

(1) Master Student, Jakarta Technical University of Fisheries, Jakarta, Indonesia
(2) Department of Fisheries Extention, Jakarta Technical University of Fisheries, Jakarta, Indonesia
(3) Karawang Maritime and Fisheries Polytechnic, Karawang, West Java, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Silkworms are one type of live food that has begun to be intensified in their cultivation activities in Indonesia. This study aimed to determine the effect of feeding/dried substrate in different doses on the growth performance of silkworms. The second aim was to determine the appropriate dose of dry substrate for silkworm cultivation. The study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments of dry media at a dose of 114 g/m2 (D10), 228 g/m2 (D20), and 324 g/m2 (D30) dan without media as a control (D0). With 3 replications for each treatment. A silkworm starter was obtained from cultivation for 30 days. The research was conducted at Warung Benih Farm in Depok for 33 days. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and Duncan's further test with a confidence level of 0.05. The results showed that absolute weight growth, population growth, and the best productivity were obtained in the treatment of substrate addition with a dose of 324 g/m2 (D30) with an absolute biomass growth of 48.67 g, population growth of 59458 individuals, & the productivity of 0.556 g/m2 was/cycle. Most of the water quality observations are in the relatively optimal range.


Keywords


Absolute biomass; silkworm; dry substrate; population; productivity

Full Text:

PDF


References

Afifi, R & B. Setia. 2017. Penambahan campuran berbagai jenis limbah organik pada media kultur bagi kelimpahan dan biomassa cacing sutera (Tubifex sp.). Jurnal Hexagro. 1 (2): 7-13. https://doi.org/10.36423/hexagro.v1i2.83

Akhril, M., W.H. Muskita & M. Idris. 2019. Pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan biomassa cacing sutra (Tubifex sp.) Yang di budidaya dengan sistem rak bertingkat. Jurnal Media Akuatika. 4 (3): 125-132. http://dx.doi.org/10.33772/jma.v4i3.9760

Akinwole, A.O & E.O. Faturoti. 2007. Biological performance of African catfish (Clarias gariepinus) cultured in recirculating system in Ibadan. Aquaculture Engineering. 36 (1): 18-23. https://doi.org/10.1016/j.aquaeng.2006.05.001

Anggraini, N. 2017. Penggunaan media kultur hasil fermentasi berbeda terhadap pertumbuhan populasi cacing sutera (Limnodrilus sp.). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan. 12 (1): 18-26. http://dx.doi.org/10.31851/jipbp.v12i1.1410

Barades, E & P. Witoko. 2018. Media porosity in silkworm culture (Tubifex sp.). Jurnal Ilmu Perikanan Dan Sumberdaya Perairan. 6 (2): 611-614. http://dx.doi.org/10.23960/aqs.v6i2.p611-614

Bintaryanto, B.W & T. Taufikurohmah. 2013. Pemanfaatan campuran limbah padat (sludge) pabrik kertas dan kompos sebagai media budidaya cacing sutera (Tubifex sp.). Journal of Chemistry. 2 (1): 1-7. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/unesa-journal-of-chemistry/article/view/1256

Boyd, C.E & F. Lichtkopler. 1979. Water Quality Management in Pond Fish Culture.

Chilmawati, D., S. Suminto & T. Yuniarti. 2013. Pemanfaatan Fermentasi Limbah Organik Ampas Tahu, Bekatul, dan Kotoran Ayam Untuk Meningkatkan Produksi Kultur dan Kualitas Cacing Sutera (Tubifex sp.). Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Fachri, M., M. Fitriani & Y. Yulisman. 2016. Pertumbuhan cacing sutera pada media kotoran puyuh dan ampas tahu terfermentasi serta tepung tapioka dengan komposisi berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia. 4 (1): 53-66. https://doi.org/10.36706/jari.v4i1.4426

Fadhlullah, F., M. Muhammaddar & S.A.El. Rahimi. 2017. Pengaruh perbedaan konsentrasi pupuk organik cair terhadap biomassa dan populasi cacing sutera (Tubifex sp.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 2 (1): 41-49. http://jim.unsyiah.ac.id/fkp/article/view/2424

Fajri, W.N., S. Suminto & J. Hutabarat. 2014. Pengaruh penambahan kotoran ayam, ampas tahu dan tepung tapioka dalam media kultur terhadap biomassa, populasi dan kandungan nutrisi cacing sutera (Tubifex sp.). Journal of Aquaculture Management and Technology. 3 (4): 101-108. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jamt/article/view/6646

Febrianti, S., D.Shafruddin & R. Supriyono. 2020. Budidaya cacing sutra (Tubifex sp.) dan budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok di Kecamatan Simpenan, Sukabumi. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat. 2 (3): 429-434. https://journal.ipb.ac.id/index.php/pim/article/view/31306

Hadiroseyani, Y., N. Nurjariah & D. Wahjuningrum. 2008. Kelimpahan bakteri dalam budidaya cacing Limnodrilus sp. yang dipupuk kotoran ayam hasil fermentasi. Jurnal Akuakultur Indonesia. 7 (1): 11-17.

Hastuti, S., S. Subandiyono & S. Sarjito. 2016. Performa pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus, Burchel) yang dibudidayakan secara superintensif melalui aplikasi IMTA dengan cacing Tubifex di Boyolali. Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology. 12 (1): 30-34. https://doi.org/10.14710/ijfst.12.1.30-34

Hildayanti, W. 2012. Budidaya Cacing Oligochaeta dengan Padat Penebaran Berbeda pada Sistem Resirkulasi dengan Pergantian Air. Skripsi. IPB. Bogor.

Johari, Y.T. 2012. Pemanfaatan Limbah Lumpur (Sludge) Kelapa Sawit dan Kotoran Sapi Untuk Budidaya Cacing Sutera (Tubifex sp.) dalam Pengembangan Pakan Alami Ikan. Thesis. Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/id/eprint/1689

Kusumorini, A., T. Cahyanto & L.D. Utami. 2017. Pengaruh pemberian fermentasi kotoran ayam terhadap populasi dan biomassa cacing (Tubifex tubifex). Universitas Islam Negeri SGD. 10 (1): 16-36.https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek/article/view/1453

Lestari, D.P., S.Y. Lumbessy, D.N. Setyowati & F. Azhar. 2021. Sosialisasi budidaya cacing sutra (Tubifex sp.) sebagai pakan benih ikan pada remaja karang taruna Desa Gontoran, Lombok Barat. Jurnal Pengabdian P. 1 (8): 7-12. https://doi.org/10.29303/jppi.v1i1.37

Lutfiyanah, A & I.S. Djunaidah. 2020. Kinerja usaha budidaya ikan lele (Clarias sp.) di kelompok tani lele “ Mutiara ” Desa Kaligelang, Taman, Pemalang. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan. 14 (3): 267-281. https://doi.org/10.33378/jppik.v14i3.211

Marian, M.P & T.J. Pandian. 1984. Culture and harvesting techniques for Tubifex tubifex. Aquaculture. 42 (2-3): 303-315. https://doi.org/10.1016/0044-8486(84)90109-1

Martudi, S., F. Firman & E. Srilestari. 2017. Analisis limbah budidaya ikan patin (Pangasius pangasius) sistem resirkulasi terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.). Jurnal Agroqua. 15 (2): 72-78. https://journals.unihaz.ac.id/index.php/agroqua/article/view/200

Masrurotun, M., S. Suminto & J. Hutabarat. 2014. Pengaruh penambahan kotoran ayam, silase ikan rucah dan tepung tapioka dalam media kultur terhadap biomassa, populasi dan kandungan nutrisi cacing sutera (Tubifex sp.). Journal of Aquaculture Management and Technology. 3 (4): 151-157. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jamt/article/view/6652

Ngatung, J.E.E., H. Pangkey & J.F. Mokolensang. 2017. Budidaya cacing sutera (Tubifex sp.) dengan sistim air mengalir di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu (BPBAT), Propinsi Sulawesi Utara. Jurnal Budidaya Perairan. 5 (3): 18-22. https://doi.org/10.35800/bdp.5.3.2017.17610

Nurfitriani, L., S. Suminto & J. Hutabarat. 2014. Pengaruh penambahan kotoran ayam, ampas tahu dan silase ikan rucah dalam media kultur terhadap biomassa, populasi dan kandungan nutrisi cacing sutera (Tubifex sp.). Journal of Aquaculture Management and Technology. 3 (4): 109-117. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jamt/article/view/6647

Pardiansyah, D., E. Supriyono & D. Djokosetianto. 2014. Evaluasi budidaya cacing sutra yang terintegrasi dengan budidaya ikan lele sistem bioflok. Jurnal Akuakultur Indonesia, 13. (1): 28-35. https://doi.org/10.19027/jai.13.28-35

Poluruy, S., M. Idris & A. Rahman. 2019. Pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan biomassa cacing sutra (Tubifex sp) yang dibudidaya pada media dengan sistem rak bertingkat. Jurnal Media Akuatika. 4 (3): 103-109. http://dx.doi.org/10.33772/jma.v4i3.9750

Pursetyo, K.T., W.H. Santyantini & A.S. Mubarak. 2011. Pengaruh pemupukan ulang kotoran ayam kering terhadap populasi cacing Tubifex tubifex. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan. 3 (2): 177-182. https://doi.org/10.20473/jipk.v3i2.11604

Putri, B., S. Hudaidah & W.I. Kesuma. 2018. Pemanfaatan Bungkil inti sawit sebagai media pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.). Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan. 6 (2): 729-738. http://dx.doi.org/10.23960/jrtbp.v6i2.p729-738

Putri, D.S., E. Supriyono & D. Djokosetiyanto. 2014. Pemanfaatan kotoran ayam fermentasi dan limbah budidaya lele pada budidaya cacing sutra dengan sistem resirkulasi. Jurnal Akuakultur Indonesia. 13 (2): 132-139.

Mizwar, M.K., D. Puspitasari & J.P. Batubara. 2021. Pengaruh fermentasi batang semu pisang kepok (Musa paradisiaca L.) Sebagai substrat media terhadap pertumbuhan biomassa dan populasi cacing sutera. Jurnal Budidaya Perairan. 1 (1): 26-35. http://jurnal.una.ac.id/index.php/tor/article/view/1836

Setyaningrum, N., S. Sugiharto & S. Sukmaningrum. 2017. Budidaya cacing rambut (Tubifex sp.) dengan fermentasi limbah organik sebagai pakan alami larva ikan gurami. Journal LPPM. 7 (1). http://jurnal.lppm.unsoed.ac.id/ojs/index.php/Prosiding/article/view/393

Shafrudin, D., W. Efiyanti, & Widanarni. 2005. Pemanfaatan ulang limbah organik dari substrak Tubifex sp. di alam. Jurnal Akuakultur Indonesia. 4 (2): 97-102. https://doi.org/10.19027/jai.4.97-102

Singh, R.K., V.R. Vartak, S.L. Chavan, A.S. Desai, P.A. Khandagale, B.T. Sawant & S.P. Sapkale. 2010. Management of waste organic matters and residential used water for culture and biomass production of red worm (Tubifex tubifex). Journal Environment and Waste Management. 5 (1-2): 140-151. https://www.inderscienceonline.com/doi/abs/10.1504/IJEWM.2010.029698

Sriwahyuni, E., M. Mahendra & S. Diansyah. 2019. Pemberian media kotoran ternak yang berbeda terhadap kepadatan populasi cacing sutera (Tubifex sp.). Jurnal Akuakultura. 3 (2): 5-8. https://doi.org/10.35308/ja.v3i2.1643

Suryadin, D., S. Helmiati & R. Rustadi. 2017. The effect of thickness of medium for silkworm (Tubifex sp.) culture using waste sludge of catfish cultivation. Jurnal Perikanan Universitas Gajah Mada. 19 (2): 97-105. https://doi.org/10.22146/jfs.26015

Syahendra, F., J. Hutabarat & V.E. Herawati. 2016. Pengaruh Pengkayaan bekatul dan ampas tahu dengan kotoran burung puyuh yang difermentasi dengan ekstrak limbah sayur terhadap biomassa dan kandungan nutrisi cacing sutera. Journal of Aquaculture Management and Technology. 5 (1): 35-44. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jamt/article/view/10685

Syahputra, N.A., R. Rosmaiti & M.F. Isma. 2020. Pengaruh Pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan cacing sutera (Tubifex sp.) dengan sistem resirkulasi. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika. 4 (2): 42-49. https://doi.org/10.33059/jisa.v4i2.3065

Syaputra, S.E., H.W. Maharani & B. Putri. 2017. Efektivitas ampas tebu yang difermentasi sebagai media budidaya cacing sutera (Tubifex sp.). Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan. 5 (1): 597-604. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/bdpi/article/view/1490

Umidayati, U., S. Rahardjo & I. Ilham. 2020. Pengaruh perbedaan dosis pakan organik terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.). Jurnal Sains Akuakultur Tropis. 3 (1): 31-38. https://doi.org/10.14710/sat.v4i1.7230

Wenda, D., H. Pangkey & J.F.F. Mokolensong. 2018. Pemanfaatan kotoran ternak dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan biomassa cacing sutera (Tubifex sp). Jurnal Budidaya Perairan. 6 (2): 25-31. https://doi.org/10.35800/bdp.6.2.2018.20496

Yanti, D.I.W., E. Romanwati, R.R. Tabalessy, M.C. Masengi & C.N. Payung. 2020. Pendampingan pembuatan media budidaya cacing sutera pada kelompok pembudidaya ikan di kota sorong. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 1 (2): 196-202. https://doi.org/10.24246/jms.v1i22020p196-202



DOI: https://doi.org/10.22146/jfs.68259

Article Metrics

Abstract views : 883 | views : 674

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada (print ISSN 0853-6384; online ISSN 2502-5066) is published by Department of Fisheries, Universitas Gadjah Mada in collaboration with Semnaskan UGM (Seminar Nasional Tahunan Hasil Perikanan dan Kelautan) and ISMFR (International Symposium on Marine and Fisheries Research).

 

View My Stats