Analisis Tingkat Kematangan Digital Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer di Kabupaten Bantul
Dina Kristinawati(1*)
(1) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
(*) Corresponding Author
Abstract
Latar Belakang : implementasi rekam medis elektronik (RME) yang interoperabel dengan sistem Kementerian Kesehatan telah diwajibkan secara nasional. Namun, tingkat adopsinya di layanan primer masih rendah, dan data mengenai keterkaitannya dengan Digital Maturity Index (DMI) belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kedua aspek tersebut guna mendukung percepatan transformasi digital di layanan primer
Metode : penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain explanatory sequential. Pengumpulan data dimulai dengan survei kuantitatif menggunakan instrumen self-assessment tingkat kematangan digital yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan bersama CHISU USAID dan FK-KMK UGM. Responden kuantitatif mencakup seluruh fasilitas pelayanan kesehatan primer yang terdaftar di platform SATUSEHAT, dengan 150 dari 195 yang bersedia mengisi survei. Terdiri dari 27 puskesmas, 67 klinik, 22 praktik mandiri dokter, 24 praktik mandiri dokter gigi, dan 10 praktik mandiri bidan. Tahap selanjutnya adalah pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik.
Hasil : secara keseluruhan, tingkat kematangan digital (DMI) di layanan primer tergolong rendah (2,89 dari skala 5), dan tingkat penerapan RME hanya mencapai 1,55 (dari skala 7). Puskesmas menunjukkan DMI tertinggi (3,58), diikuti oleh klinik swasta, praktik dokter keluarga, dokter gigi, dan bidan. Temuan ini konsisten dengan tingkat adopsi RME, yang juga lebih tinggi di Puskesmas (2,22) dibandingkan jenis layanan primer lainnya.
Kesimpulan : fasilitas pelayanan kesehatan primer masih mengalami keterlambatan dalam mengadopsi rekam medis elektronik, terutama pada praktik mandiri. Diperlukan upaya peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan intervensi kebijakan yang terarah untuk mendorong percepatan implementasi RME di layanan primer.
Kata Kunci : Digital Maturity Index, DMI, Tingkat Kematangan Digital, Rekam Medis Elektronik
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
1. Danarahmanto PA. Pengaruh Rekam Medis Elektronik Terhadap Loyalitas Pasien di Tami Dental Care. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2021;9(2):151. doi:10.33560/jmiki.v9i2.332
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Peratur Menteri Kesehat Republik Indones Nomor 24 Tahun 2022. 2022;151(2):1-19. https://peraturan.bpk.go.id/Details/245544/permenkes-no-24-tahun-2022
3. Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia. Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. https://peraturan.bpk.go.id/Details/229798/uu-no-27-tahun-2022
4. Utarini A. Tak Kenal Maka Tak Sayang: Penelitian Kualitatif Dalam Pelayanan Kesehatan. Gadjah Mada University Press; 2020.
5. John W. Creswell JDC. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Fifth Edit. SAGE Publications, Inc; 2018.
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Published online 2014. https://peraturan.bpk.go.id/Details/5485
7. Wildanul Hakim, Agus Harjoko LL. Kesiapan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) di Kota Bima. J Inf Syst Public Heal. 2020;3(3):8. doi:10.22146/jisph.12377
8. Kementerian Kesehatan. Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/1030/2023 Penyelenggaraan-Rekam Medis Elektronik di Fasyankes Serta Penerapan Sanksi Administratif. Menteri Kesehat Republik Indones. Published online 2023:2022-2025. https://www.eclinic.id/wp-content/uploads/2023/12/SE-No.-HK.02.01-MENKES-1030-2023-ttg-Penyelenggaraan-Rekam-Medis-Elektronik-di-Fasyankes-Serta-Penerapan-Sanksi-Administratif-signed.pdf
9. Joan Dzenowagis. Digital technologies: shaping the future of primary health care. WHO Tech Ser Prim Healthc. Published online 2018:12. https://www.who.int/docs/default-source/primary-health-care-conference/digital-technologies.pdf
10. Alotaibi YK, Federico F. The impact of health information technology on patient safety. Saudi Med J. 2017;38(12):1173-1180. doi:10.15537/smj.2017.12.20631
Article Metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Journal of Information Systems for Public Health





