Pengembangan Pelaporan Standar Pelayanan Minimal Gawat Darurat Berbasis Web

https://doi.org/10.22146/jkesvo.49165

kori puspita ningsih(1*)

(1) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Rumah sakit sebagai  Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki kewajiban  membuat dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Permasalahan yang terjadi dalam sistem informasi pelaporan SPM GD diantaranya Pimpinan Tingkat Atas kesulitan mengakses dan mencari data, waktu lama utuk penyajian informasi, ketidaklengkapan informasi, kebutuhan data laporan SPM RS yang cukup heterogen dan rentan terjadinya kehilangan data dan informasi.

Tujuan: mengembangkan pelaporan SPM GD berbasis Web

Metode: Penelitian ini menggunakan action research, dengan pendekatan pengumpulan data kualitatif. Analisis data menggunakan analisis isi.

Hasil: Hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan RSUD Tipe B wilayah DIY membutuhkan sistem informasi pelaporan SPM GD berbasis web untuk membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas  proses pelaporan yang cepat, tepat dan akurat. Hasil studi kelayakan menunjukkan pengguna sudah terbiasa menggunakan komputer, tersedia software, hardware untuk mendukung pengembangan sistem informasi berbasis web. Hasil perhitungan Return Of Invesment sebesar 98,3% > 0, maka feasible dengan keuntungan 98,3% dari invenstasi. Pengembangan sistem informasi menggunakan metodelogi prototype.

Hasil uji prototype dengan metode Blackbock menunjukkan fungsi/reaksi sesuai yang dilakukan aktor, sistem bekerja dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna.

Kesimpulan: Pengembangan pelaporan SPM GD berbasis web menggunakan tahapan metodelogi prototype telah diujikan di RSUD Tipe B wilayah DIY dan menunjukkan sistem mampu memenuhi kebutuhan pengguna.


Keywords


pelaporan; web; spm; gawat darurat

Full Text:

PDF


References

Dhabe P.S et all. (2010). Articulated Entity Relationship (AER) Diagram For Complete Automation of Realtional database Normalization. International Journal Of Database Management System, pp. 84–100. Hutahean, J. (2014) Summary for Policymakers, Climate Change 2013 - The Physical Science Basis. Deepublish. KARS. (2017). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1. Jakarta: KARS Kemendagri (2007). Peraturan Menteri Dalam Negeri No 61 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan adan layanan Umum Daerah.Jakarta:Kemendagri Kemenkes. (2008). Permenkes RI Nomor:129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta:Kemenkes Kemenkes. (2013). Permenkes RI Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajamen Rumah Sakit. (87), pp. 1–36. Ladjamudin.A.Bin (2013) Analisis dan Sistem Informasi (Pertama). Yogyakarta: Graha Ilmu. Marthiawati, N. and Mulyono, H. (2017). Analisis Dan Perancangan Sistem Electronic Medical Record (EMR) Berbasis Web Pada Klinik Mata Kambang’. Jurnalmsi.Stikom-Db.Ac.Id, 2(3), pp. 695–715. Moleong, P. D. L. J. (2013) Metode Penelitian Kualitatif. Cetakan-31. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Pressman, R. S. (2012) Rekayasa Perangkat Lunak - Buku Dua, Pendekatan Praktisi (Edisi 7). 7th edn. Edited by Dhewiberta Hardjono. Yo: Andi Yogyakarta. Prof.Dr.Sugiyono (2014) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sufiati et al (2013). Analisis Dampak Implementasi Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada RSUD Dr.H.Moh. Anwar Sumenep). Jurnal InFestasi, 9(2), pp. 103–114.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.49165

Article Metrics

Abstract views : 82 | views : 91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats