Pengaruh Bermain Slime terhadap Rentang Sendi Phalang Pasien Stroke di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya

https://doi.org/10.22146/jkesvo.49429

Rina Budi Kristiani(1), Chindy Maria Orizani(2), Susanti Susanti(3*)

(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adi Husada
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adi Husada
(3) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adi Husada
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Pasien yang menderita stroke secara mendadak akan mengalami kelemahan ekstremitas, gangguan ini dapat mengganggu kegiatan hidup sehari-hari, tindakan yang dapat dilakukan perawat adalah melakukan range of motion yang menyenangkan dengan menggunakan bermain slime.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain slime terhadap rentang sendi phalang pasien stroke di RS Adi Husada Surabaya.

Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pre dan postt test di RS Adi Husada Surabaya selama April – Juli 2019 berjumlah 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling, kelompok intervensi berjumlah 20 responden dan kelompok kontrol berjumlah 20 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Bermain Slime dan variabel dependennya adalah rentang sendi phalang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi untuk rentang sendi phalang yang diukur dengan menggunakan geniometer.

Hasil: Jenis kelamin laki-laki 67,5%, kelompok umur dewasa dengan rentang usia 21-60 tahun sebanyak 57,5%, serangan stroke sekali sebanyak 82,5% dan tidak ada dukungan keluarga sebesar 52,5%. Hasil uji beda peningkatan rentang sendi sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi(18,29o) dan kelompok kontrol (3,23o), statistik berbeda signifikan (t-independent  test  pvalue   =  0,020).  Hasil  Uji  perbedaan  rentang  sendi  pada  kelompok  intervensi sebelum intervensi (33,02o) dan sesudah intervensi (51,31o) statistik berbeda signifikan  (t-paired test pvalue = 0,003).

Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara Bermain Slime terhadap rentang sendi phalang pada pasien stroke karena bermain slime membantu melakukan latihan rentang gerak sendi phalang pada pasien stroke yang mengalami kelemahan rentang sendi phalang


Keywords


stroke; bermain slime; rentang sendi phalang

Full Text:

PDF


References

Appelros, P., Stegmayr, B., & Terent, A. (2009). Sex Differences in Stroke Epidemiology. Journal of The American Heart Association, 9. Stroke, A. (2013). Stroke Statistics. Stroke, 1-13. Laloux, Lemonnier, & Jamart. (2010). Risk factors and treatment of stroke at the time of recurrence. Acta Neurology, 4. Urimubenshi & Rhoda. (2011). Environmental barriers experienced by stroke patients in Musanze district in Rwanda: a descriptive qualitative study. African Health Sciences, 9. Carabeo, C. G., Dalida, C. M., Padilla, E. M., & Rodrigo, M. T. (2014). Stroke Patient Rehabilitation : A Pilot Study of an Android-Based Game. Simulation & Gaming, 151-166. Perry, J. C. (2011). Effective Game Use in Neurorehabilitation: User-Centered Perspectives. Fatronik Foundation-TECNALIA, 1-44. Chen, M.-H. (2015). A Controlled Pilot Trial of Two Commercial Playing Slime for Rehabilitation of Arm Function After Stroke. Clinical Rehabilitation, 674-682. Rand, D., Zeilig, G., & Kinozy, R. (2015). ReHab-let: Touchscreen Tablet for Self-Training Impaired Dexterity Post Stroke: Study Protocol For a Pilot Randomized Controlled Trial. BioMed Central, 1-7. Sabini, R. C. (2013). Stroke Survivors Talk While Doing : Development of A Therapeutic Framework for Continued Rehabilitation of Hand Function Post Stroke. Journal of Hand Therapy, 124-131.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.49429

Article Metrics

Abstract views : 323 | views : 334

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats