Hubungan Karakteristik Individu dengan Kinerja Petugas Rekam Medis pada Rumah Sakit Swasta di Kota Mataram

https://doi.org/10.22146/jkesvo.60226

Syamsuriansyah Sadakah(1), Reni Chairunnisah(2), Helmina Andriani(3), Yan Reiza Permana(4), Uswatun Hasanah(5), Jihadil Qudsi(6*), Noor Alamsyah(7), Agus Supinganto(8), Nik Azliza binti Nik Arifin(9), Mohd Nazil bin Saleh(10), Muhammad Firmansyah(11)

(1) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(2) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(3) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(4) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(5) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(6) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(7) Program Studi Diploma 3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
(8) Stikes Yarsi Mataram NTB
(9) Faculty of Information Management Universiti Teknologi MARA, Selangor, Malaysia
(10) Faculty of Health Science Picoms International University College, Malaysia
(11) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram NTB
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Sebuah rumah sakit harus menyelenggarakan rekam medis sebagai bukti proses pelayanan medis yang telah diberikan kepada pasien. Hasil observasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa petugas rekam medis yang pendidikan terakhirnya bukan lulusan rekam medis bahkan ada yang lulusan SMA. Selain itu terdapat petugas dengan masa kerja yang baru sehingga belum terbiasa dalam hal membaca diagnosis dokter sehingga kesulitan dalam melakukan proses koding berkas rekam medis. Maka, dilakukan analisis pengaruh karakteristik individu (tingkat pendidikan, masa kerja, umur, jenis kelamin dan status perkawinan) terhadap kinerja responden di RSI “Siti Hajar” dan RSIA “Permata Hati” Mataram.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan karakteristik individu dengan kinerja petugas rekam medis di RSI “Siti Hajar” dan RSIA “Permata Hati” Kota Mataram.

Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi rank spearman.

HasilBerdasarkan hasil uji rank spearman didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik individu (tingkat pendidikan, masa kerja, umur, jenis kelamin dan status perkawinan) dengan kinerja petugas rekam medis di RSI "Siti Hajar" dan RSIA "Permata Hati" Kota Mataram.

Kesimpulan: Karakteristik individu dari petugas rekam medis tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja petugas rekam medis itu sendiri.


Keywords


Karakteristik individu; Kinerja; Petugas rekam medik

Full Text:

PDF


References

Colquitt, J. (2015). Organizational behavior: improving performance and commitment in the workplace / Jason A. Colquitt, Jeffery A. LePine, Michael J. Wesson.

Cresswell, J. W. (2018). Fourth Edition Research Design Qualitative, Quantitative and Mixed Method Approaches.

Imas Masturoh, N. A. T. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Manusia SDM Kesehatan.

Kementerian Kesehatan, M. K. R. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 tahun 2013. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Menteri kesehatan republik. Menteri kesehatan republik indonesia nomor : 129/Menkes/SK/II/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 151 menteri kesehatan republik indonesia (2008).

Pujiwati, P., dan Susanty, E., 2014, Pengaruh Karakteristik Individual dan Motivasi Karyawan Terhadap Kinerja (Studi Kasus di Kantor Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pt. Kelsri Jakarta).

Ramli, M., Indar dan Masni, 2010, Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Instalasi Rawat Inap Rsu Haji Makassar

Sugiyono, 2007, Metodologi Penelitian Bisnis, PT. Gramedia, Jakarta.

Sugiyono, 2010, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono, P. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods)._Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

Worung, P. L. L., Rumayar, A. A. dan Kolibu, 2015, F. K, Hubungan Umur, Status Perkawinan dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Praktik Keperawatan Jiwa Di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Provinsi Sulawesi Utara.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.60226

Article Metrics

Abstract views : 2763 | views : 3532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats