Profil Penggunaan Kosmetika di kalangan Remaja Putri SMK Indonesia Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.70915

Ratih Dwi Lestari(1*), Aris Widayati(2)

(1) Universitas Sanata Dharma
(2) Universitas Sanata Dharma
(*) Corresponding Author

Abstract


Remaja memiliki kecenderungan senang bereksplorasi dengan mencoba berbagai jenis produk kosmetika. Namun demikian, keamanan harus menjadi pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan produk kosmetika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penggunaan kosmetika di kalangan remaja putri. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang merupakan studi pendahuluan (preliminary research) dari studi yang lebih besar tentang perilaku penggunaan kosmetika di kalangan remaja putri. Responden penelitian adalah siswa putri SMK INDONESIA Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan panduan wawancara terstruktur dalam bentuk google form kepada 294 responden. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 19 jenis sediaan kosmetika untuk wajah. Alasan menggunakan kosmetika diantaranya untuk merawat kulit wajah (87%), menambah kepercayaan diri (8%), mengikuti trend (2%), menghilangkan jerawat (1%), agar kulit tidak kusam (1%), dan penghargaan pada diri sendiri (1%). Sumber informasi produk kosmetika diperoleh melalui media sosial (32%),  teman (23%), internet (20%), saudara 17%, dan iklan TV (8%). Tempat membeli produk kosmetika diantaranya toko/swalayan (59%), online shop (27%), dan klinik kecantikan (14%). Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggali faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan kosmetika di kalangan remaja putri dan aspek keamanan dari kosmetika yang banyak digunakan.


Keywords


Kosmetika; remaja putri; pemilihan; penggunaan

Full Text:

PDF


References

Apriliani, D., Arimbawa, I. G., & Wulandari, A. (2020). How Youtube Beauty Vlogger Review, Self Congruity and Price Perception Influence Impulse Buying and the Impact On Repurchase Intention (Case Study at Teenager Users of Emina Cosmetics In Surabaya). Quantitative Economics and Management Studies, 1(1).

BPOM. (2015). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Kosmetika. In BPOM.

BPOM. (2018). Siaran Pers Temuan Kosmetik Ilegal dan Mengandung Bahan Dilarang atau Bahan Berbahaya serta Obat Tradisonal Ilegal dan Mengandung Bahan Kimia Obat.

BPOM. (2020). Public Warning Kosmetika yang Mengandung Bahan Berbahaya. www.pom.go.id

Fadilah, F. N. (2018). Pengaruh Gaya Hidup Konsumtif Dan Beauty Vlogger Sebagai Kelompok Referensi Terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik (Studi Pada Remaja Perempuan Pengguna Kosmetik Korea Di Surabaya). Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 7(1), 133–142.

Febriyanti, H. A., Sugandi, & Sitomorang, L. (2018). Daya Tarik SPG ( Sales Promotion Girl ) Kosmetik Sebagai Komunikator Dalam Meningkatkan Jumlah Pembeli ( Studi Kasus SPG Kosmetik Di Matahari Departemen Store Lembuswana Samarinda ). EJurnal Ilmu Komunikasi, 6(Nomor 2), 160–171.

Habibah, U. (2016). Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah Di Kota Bangkalan Madura. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 1(1), 31–48.

Lee, J. M., Ryu, S. I., Kim, J. Il, Park, S., Kim, I. H., Park, M. S., & Ryu, H. J. (2019). Contribution of container types on cosmetics contamination. Annals of Dermatology, 31(5), 588–590.

Muliyawan, D., & Suriana, N. (2013). A-Z Kosmetik. PT. Elex Media Komputindo.

Munira, M., Fardilla, C., Zakiah, N., Rasidah, R., & Nasir, M. (2020). Pengaruh Lama Pemakaian Sediaan Kosmetik Bedak Padat Terhadap Cemaran Mikroba. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 03(Maret 2020), 1–7.

Navitasari, N., Gunawan, J., & Persada, S. F. (2018). Analisis Deskriptif Pengguna Kosmetik Aktif di Surabaya. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 7(1), 7–10.

Ningsih, S. (2020). Pengambilan Keputusan Konsumen Terhadap Pemilihan Klinik Kecantikan. Jurnal Manajemen, Ekonomi, Keuangan, Dan Akuntansi, 1(2), 103–106.

Puspoyo, E. W. (2006). Rias Wajah. PT. Wahanaboga Cakrawala Hotel.

Putri, A. (2017). Perkembangan Penggunaan Produk Kosmetik Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 21(2), 59–64.

Putri, Sumaryono, W., Widyastuti, S., Badi, S., & Djoharsjah, T. (2021). Pengaruh Faktor Pendorong Pemilihan Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Perawatan Wajah Serta Implikasi Pada Loyalitas Konsumen Remaja. Jurnal Bisnis Dan Komunikasi, 6(1), 62–70.

Riwidikdo, H. (2012). Statistik Kesehatan. PT. Nuha Medika.

Saputro, K. Z. (2018). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25.

Saragih, D. V. C., Pangestuti, E., & Devita, L. D. R. (2018). Pengaruh Perceived Value , Celebrity Endorser Dan Advertising Terhadap Brand Attitude (Survei Pada Mahasiswi Universitas Brawijaya Pengguna Kosmetik Wardah ). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 64(1), 1–9.

Soraya, M. R., Patihul, H., & Insan, S. K. (2017). Cara Menghindari Kosmetik Palsu dengan Organoleptik. Majalah Farmasetika, 2(1), 1–11.

Trisnawati, F. A., Yulianti, C. H., & Ebtavanny, T. G. (2017). Identifikasi Kandungan Merkuri pada Beberapa Krim Pemutih yang Beredar di Pasaran (Studi dilakukan di Pasar DTC Wonokromo Surabaya). Journal of Pharmacy and Science, 2(2), 35–40.

Windyastari, N. Y., & Sulistyawati, E. (2018). Peran Brand Image Memediasi Pengaruh Kredibilitas Celebrity Endorser terhadap Niat Beli. 7(12), 6932–6960.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.70915

Article Metrics

Abstract views : 1344 | views : 1039

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License