
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menerapkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, dengan hak cipta atas artikel yang diterbitkan dipegang oleh jurnal. Penulis diwajibkan untuk mengalihkan hak cipta kepada jurnal ini setelah artikel diterima. Jurnal ini memegang lisensi non-eksklusif untuk menerbitkan artikel sebagai penerbit asli, beserta hak komersial misalnya untuk menerbitkan edisi cetak untuk dijual.
Dengan menerbitkan artikel pada jurnal ini, pemegang hak cipta membagikan hak kepada publik untuk memanfaatkan artikel yang diterbitkannya dengan mengikuti seluruh persyaratan yang ditentukan dalam lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0.
Selanjutnya, setiap orang diizinkan untuk membagikan, mendistribusikan, memadukan, mengadaptasi, mengembangkan artikel yang diterbitkan, dan bahkan untuk tujuan komersial, selama mereka mencantumkan informasi atau atribusi yang layak dan sesuai (Judul, Penulis, Sumber, dan Lisensi karya), menyertakan tautan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan ulang hasil turunan di bawah lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Pelatihan Pembuatan Video sebagai Media Promosi Dusun
Corresponding Author(s) : Nur Amala Saputri
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat,
Vol 7 No 2 (2024): 2024: Edisi 2
Abstract
One of the most accessible options for the public to build a digital ecosystem is to use social media in communication and socializing practices. This community service activity basically aims to provide training on making village promotional videos for youth groups in Dusun Demen, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, aged 16-20 years. Involving young people as participants in this video training activity is an urgency that is expected to represent Gen Z as active users of the YouTube networking media. The result of this activity is to make young people understand more about the function of social networking media, especially Youtube as a promotional medium. Almost all of the participants became more knowledgeable about procedures and implementing the basic techniques of making videos. They also gain experience and skills on how to direct a video production process. So, it is hoped that in the future young people will be more skilled and more skilled in creating videos that are published on the YouTube channel, especially in an effort to promote the village.
Keywords
Download Citation
Endnote/Zotero/Mendeley (RIS)BibTeX
-
Andhika, A. (2020). Penggunaan Video Promosi Wisata Melalui Youtube untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan ke Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/jm.v2i2.3515
Astuti, M., & Nurdin, R. (2022). Pendampingan digital marketing untuk pengembangan desa wisata menggunakan media sosial di dusun Turunan Girisuko Panggang Gunungkidul. KACANEGARA Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 59β66. https://doi.org/10.28989/kacanegara.v5i1.1041
Berwick, D. M. (2020). Choices for the βNew Normal.β JAMA, 323(21), 2125. https://doi.org/10.1001/jama.2020.6949
Hapsari, A., & Nani, N. (2021). Building Place Branding of Kampung Cabe with Community at Desa Kabasiran Parung Panjang. Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(2), 531β539. https://doi.org/https://doi.org/10.56457/jimk.v9i2.205
Lidwina, A. (2020). YouTube, Media Sosial Paling Banyak Diakses Generasi X. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/02/26/youtube-media-sosial-paling-banyak-diakses-generasi-x