
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menerapkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, dengan hak cipta atas artikel yang diterbitkan dipegang oleh jurnal. Penulis diwajibkan untuk mengalihkan hak cipta kepada jurnal ini setelah artikel diterima. Jurnal ini memegang lisensi non-eksklusif untuk menerbitkan artikel sebagai penerbit asli, beserta hak komersial misalnya untuk menerbitkan edisi cetak untuk dijual.
Dengan menerbitkan artikel pada jurnal ini, pemegang hak cipta membagikan hak kepada publik untuk memanfaatkan artikel yang diterbitkannya dengan mengikuti seluruh persyaratan yang ditentukan dalam lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0.
Selanjutnya, setiap orang diizinkan untuk membagikan, mendistribusikan, memadukan, mengadaptasi, mengembangkan artikel yang diterbitkan, dan bahkan untuk tujuan komersial, selama mereka mencantumkan informasi atau atribusi yang layak dan sesuai (Judul, Penulis, Sumber, dan Lisensi karya), menyertakan tautan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan ulang hasil turunan di bawah lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Pemanfaatan Literasi Digital Dalam Meningkatkan Kreativitas Motorik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Corresponding Author(s) : Zelvi Gustiana
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat,
Vol 7 No 2 (2024): 2024: Edisi 2
Abstract
ABK's motor creativity is said to be good if they are in the right environment, surrounded by people who understand their special needs, both in terms of assisting, guiding and supporting no matter how small they do. Collaboration of digital learning and conventional creativity is one of the strategies developed by HSBE academically/non-academicly. The reading literacy ability of ABK is quite good in understanding writing, pictures, colors but due to verbal limitations it seems difficult to speak and not yet fluent in reading. The need for digital literacy for children with special needs in the form of visual art comics in the form of visualization of picture story books and visualization of digital fairy tales is quite influential in improving the motor skills of children with special needs. The computer science program was attended by ABK grades 2 and 3 because they were already able to operate basic computer systems. This study uses a qualitative descriptive method involving teachers, parents and children with special needs as a sample. The results of this study concluded that 2 children with special needs: 1ADHD – GAP (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) and 1ASD – RRF (Autism Spectrum Disorder) have very low ratings in utilizing digital media compared to 3 other children with special needs so that they require extra assistance and learning media
Keywords
Download Citation
Endnote/Zotero/Mendeley (RIS)BibTeX
-
Abdullah, & Nandiyah. (2013). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus. Magistra, 25(86), 1–10.
Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Masaliq, 2(1), 26–42. https://doi.org/10.58578/masaliq.v2i1.83
Hanifah, D. S., Haer, A. B., Widuri, S., & Santoso, M. B. (2022). Tantangan Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Dalam Menjalani Pendidikan Inklusi Di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 473. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.37833
Khairun Nisa, Mambela, S., & Badiah, L. I. (2018). Karakteristik Dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1632
Rahayu, S. M. (2015). Memenuhi Hak Anak Berkebutuhan Khusus Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan Anak, Vol. 2. https://doi.org/10.21831/jpa.v2i2.3048
Wulandari, N. F. (2021). Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Agam Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. AL-ISHLAH Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 31–40.