Subjektivitas Imperfek: Perempuan dalam "Second Account" di Instagram
Abstract
Instagram adalah media sosial populer yang berbasis pada gambar. Penggunaannya memiliki akun yang biasanya untuk profil dirinya sendiri sebagai ruang ekspresi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Seiring berkembangnya fitur di Instagram, seseorang dapat memiliki lebih dari satu akun. Ada akun yang dikhususkan untuk lingkaran pertemanan tertentu disebut dengan second account, sebagai akun privat yang digunakan untuk berekspresi dan berelasi melalui gambar. Mereka memiliki kesadaran untuk menghindari relasi dan tatapan dari akun utama mereka, sehingga mereka membangun subjektivitas yang berbeda dalam second account mereka. Ketika berelasi dalam ruang lingkup yang kecil dan terpercaya, tiga orang perempuan subyek riset menunjukkan diri mereka yang ‘sebenarnya’. Apa yang dimaksud dengan subjektivitas yang mereka tunjukkan ini? Unggahan mereka di second account berupa cerita yang dibagikan kepada orang-orang terpercaya. Dalam ruang yang aman ini, terbangunlah subjektivitas yang tidak sempurna, atau subjektivitas imperfek. Melalui riset etnografi media sosial, saya mengikuti cerita dari tiga orang perempuan mengenai akun kedua (second account) mereka.
Lembaran Antropologi applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles held by the journal. Authors are required to transmit the copyright to this journal once the articles are accepted. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale. Since this journal applies an open-access mode, authors may post articles published by this journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication while providing bibliographic details that credit this journal.
By publishing with this journal, the copyright holder grants any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are lawfully permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles, even for commercial purposes, so long as they provide appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), include a link to the license, indicate if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-SA 4.0).


