Pertanian Biodinamik: Studi Kasus Sistem Produksi Anggur Alternatif di Ihringen, Jerman Selatan
Abstract
Industrialisasi pertanian di Jerman diwarnai dengan penggunaan input kimiawi, mekanisasi pertanian dengan tujuan produktivitas dan efisiensi. Dampak lingkungan industrialisasi adalah berkurangnya kesuburan tanah dan biodiversitas. Di sisi lain industrialisasi pertanian mendorong usaha tani skala kecil keluar dari sektor pertanian karena tidak mampu berkompetisi sebagai petani industrial. Praktik pertanian berkelanjutan mulai muncul sebagai gerakan tandingan. Sistem ini menolak penggunaan input kimiawi dan menjunjung tinggi keberlanjutan lingkungan dengan harapan juga dapat meningkatkan kemakmuran petani dengan pemotongan rantai komoditas. Di tengah kompetisi paar yang tinggi, di Desa Ihringen, Jerman Selatan, yang dikenal sebagai wilayah penghasil anggur terdapat usaha tani skala kecil biodinamik. Praktik pertanian ini adalah pertanian ramah lingkungan yang dianggap agak mistis karena panduan kalender rembulan dan sistem pertanian yang spesifik dengan preparasi biodinamik (biodynamische präparate) diyakini mampu menghubungkan energi kosmis dengan pertanian. Praktik tersebut dipercayai dapat mengoptimalkan kualitas pangan. Pada praktiknya pengusahaan tani skala kecil biodinamik ini tidak diterapkan secara ideal karena petani masih berhadapan dengan tantangan kompetitivitas pasar.
Lembaran Antropologi applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles held by the journal. Authors are required to transmit the copyright to this journal once the articles are accepted. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale. Since this journal applies an open-access mode, authors may post articles published by this journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication while providing bibliographic details that credit this journal.
By publishing with this journal, the copyright holder grants any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are lawfully permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles, even for commercial purposes, so long as they provide appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), include a link to the license, indicate if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-SA 4.0).


