Penggunaan Non-Invasive Ventilation pada Pasien COVID-19
Abstrak
Pasien COVID-19 derajat berat dan kritis biasanya memerlukan rawat inap di rumah sakit dan dukungan ventilasi mekanis invasif dan/atau non-invasif. Non-Invasive Ventilation (NIV) digunakan pada kasus yang memerlukan ekalasi terapi oksigen standar ke tingkat yang lebih tinggi. NIV juga dapat digunakan untuk mengurangi intubasi dini, namun penggunaan NIV jangka panjang tidak direkomendasikan. NIV diketahui tidak menurunkan angka intubasi. Kami melaporkan pasien seorang perempuan berusia 52 tahun dengan diagnosis terkonfirmasi COVID-19 derajat berat. Pasien dirawat di ICU dengan penggunaan HFNC dan NIV selama perawatan. Penggunaan NIV pada pasien yang tepat dan waktu yang tepat dapat menetukan prognosis pasien. Penyapihan NIV secara bertahap dapat mempertahankan PO2 dan mengurangi kebutuhan fraksi oksigen pasien. Kondisi pasien dapat membaik dan menjadi survivor COVID-19.
Copyright (c) 2023 Juni Kurniawaty, Bowo Adiyanto, Yuri Sadewo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The Contributor and the company/institution agree that all copies of the Final Published
Version or any part thereof distributed or posted by them in print or electronic format as permitted herein will include the notice of copyright as stipulated in the Journal and a full citation to the Journal.












