Reformasi Kebijakan Sampah Plastik Produk Industri Melalui Eco-Modulation Fees Extended Producer Responsibility Guna Mewujudkan Ekonomi Sirkular Berkelanjutan di Indonesia
Abstract
Permasalahan sampah plastik produk industri menjadi tantangan serius bagi Indonesia dalam upaya mencapai ekonomi sirkular berkelanjutan. Peningkatan volume sampah plastik tidak hanya memperburuk degradasi lingkungan, tetapi juga menimbulkan persoalan sosial-ekonomi akibat keterbatasan sistem pengelolaan yang efektif. Kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) yang ada belum berjalan optimal karena adanya keterbatasan kapasitas atau sumber daya, lemahnya struktural dalam desain kebijakan, fragmentasi kewenangan antarinstansi, ketidakselarasan antara tujuan regulasi dengan instrumen implementasi yang tersedia, serta lemahnya mekanisme insentif dan disinsentif terhadap produsen, sehingga tanggung jawab atas siklus hidup produk plastik masih minim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif
dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan, melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, serta publikasi yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan penarikan kesimpulan deduktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa reformasi kebijakan melalui penerapan eco-modulation fees dalam kerangka EPR dapat menjadi instrumen ekonomi yang efektif untuk mendorong produsen menerapkan prinsip prevention principle dan polluter pays principle. Dengan pengenaan biaya yang disesuaikan pada tingkat keberlanjutan suatu produk, maka produsen didorong untuk berinovasi dalam desain, produksi, hingga pasca-konsumsi
plastik. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya penguatan regulasi EPR melalui integrasi eco-modulation fees ke dalam kebijakan nasional pengelolaan sampah, pengawasan ketat terhadap kepatuhan produsen, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Dengan demikian, penerapan ecomodulation fees dalam kerangka EPR diyakini mampu menjadi instrumen strategis
dalam mengatasi masalah sampah plastik sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi sirkular berkelanjutan di Indonesia.
References
Bodansky, D. The Art and Craft of International Environmental Law. Cambridge: Harvard University Press, 2016.
Hajar, M. Model-Model Pendekatan Dalam Penelitian Hukum dan Fikih.
Pekanbaru: Suska Press, 2015.
Kamal, Tiras. (ed.). Bank Ramah Lingkungan. Jakarta: Penebar Swadaya Grup, 2015.
Kementerian PPN/Bappenas. Peta Jalan & Rencana Aksi Nasional Ekonomi
Sirkular Indonesia 2025-2045. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas, 2024.
Lindhqvist, Thomas. Extended Producer Responsibility in Cleaner Production.
Lund: Lund University, 2000.
M. Patlis, Jason, Tommy H. Purwaka, dan Glaudy H. Perdanahardja (eds.). Menuju Harmonisasi Sistem Hukum Sebagai Pilar Pengelolaan Wilaya Pesisir Indonesia. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2005.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
Muhammad, Abdulkadir. Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2004.
Rachman, Ranno Marlany et al., Optimalisasi Sistem Pengelolaan Sampah Perkotaan (Strategi Dan Implementasi). Makassar: Tohar Media, 2024.
Sadeleer, N. de. Environmental Principles: From Political Slogans to Legal Rules.
Oxford: Oxford University Press, 2002.
Sirait, Debora Exaudi. Metodologi Penelitian. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia Anggota Ikapi Jawa Barat, 2023.
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum.
Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2008.
Sunggono, Bambang. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: PT Raja, 2003.
Jurnal
Bukhari, M. et al. “Developing a national programme for textiles and clothing recovery.” SAGE (2018): 312-331.
Choi, YR, Kim YN, Yoon JH, et al. “Plastic contamination of forest, urban, and agricultural soils: a case study of Yeoju City in the Republic of Korea.” J Soils Sediments 21 (2021): 62–70.
Eo, Seoun et al. “Spatiotemporal distribution and annual load of microplastics in the Nakdong river, South Korea.” Water Res 160 (2019): 228–237.
Fasa, Angga Wijaya Holman. “Aspek Hukum dan Kebijakan Pemerintah
Indonesia Mengenai Ekonomi Sirkular dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” Jurnal Rechtsvindings 10, no. 3 (Desember 2021): 339-357.
Faustine, Vania Ika. “Upaya Pengurangan Sampah Plastik di Laut Indonesia Berdasarkan Konvensi Basel 1980 dalam Rangka Pemenuhan Target
Sustainable Development Goals ke-14.” Belli Ac Pacis (Jurnal Hukum Internasional) 8, no. 2 (Desember 2022): 90-96.
Kasuma, M. Naufal Al-Hadi, Afdhal Fadhila, dan Nur Aini. “Kepastian Hukum Kebijakan Extended Producer Responsibility Bagi Produsen Penghasil
Sampah.” Anthology: Inside Intellectual Property Rights 1, no. 1 (2024): 20.
Muhdar, Muhammad. “Eksistensi Polluter Pays Principle dalam Pengaturan Hukum Lingkungan.” Jurnal Mimbar Hukum 21, no. 1 (2009): 72.
Shalmont, Jerry et al., “Extended Producer Responsibility (EPR) di Indonesia: Tantangan Regulasi dan Solusi Peningkatan Kepatuhan.” PUSKAPSI Law Review 5, no. 1 (Juni 2025): 76-100. https://doi.org/10.19184/puskapsi.v5i1.53729.
Walls, M. “Extended producer responsibility and product design: economic theory and selected case studies.” Resources for the Future Discussion Paper 06-08 (2006): 45.
Wu, P, et al. “Spatial-temporal distribution of microplastics in surface water and
sediments of Maozhou river within Guangdong-Hong Kong-Macao greater bay area.” Sci Total Environ 717 (2020): 17.
Peraturan Perundang-Undangan
Amendments to Annexes II, VIII and IX to the Basel Convention, 2019.
European Commission. Directive (EU) 2019/904 on the Reduction of the Impact of Certain Plastic Products on the Environment, 2019.
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012. Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse, Dan Recycle Melalui Bank Sampah. Jakarta.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017. Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 7 April 2017.
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2017, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6041. Jakarta.
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. 10 Februari 2025. Lembaran
Negara Nomor 19 Tahun 2025. Jakarta.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008. Pengelolaan Sampah. Jakarta.
Rujukan Elektronik/Internet
Afonso. "Perspectives on Plastic Waste Management: Challenges and Possible Solutions to Ensure Its Sustainable Use." MDPI. 21 Mei 2024.
https://www.mdpi.com/2313-4321/9/5/77. [diakses pada 03/09/2025].
Caplen, Sam. “Germany and EPR for Packaging: A Model for Sustainable Waste Management.” Clarity. 2 Agustus 2024.
https://clarity.eco/news/germany-and-epr-for-packaging-a-model-for-sustai nable-waste. [diakses pada 31/08/2025].
Dansk Producentansvar, “Collective schemes in Denmark.” DPA, https://producentansvar.dk/en/products-and-responsibility/organising-your-producer-responsibility/compliance-schemes/, [diakses pada 07/09/2025].
Department for Environment, Food & Rural Affairs. “Environmental principles policy statement.” GOV.UK,
https://www.gov.uk/government/publications/environmental-principles-pol
icy-statement/environmental-principles-policy-statement, [diakses pada 03/09/2025].
Djamal, MF. “Pendekatan Kolaboratif Ubah Paradigma Sampah Dikelola Bukan Dibuang.” Pro Health. 9 April 2025.
https://prohealth.id/pendekatan-kolaboratif-ubah-paradigma-sampah-dikel ola-bukan-dibuang/. [diakses pada 02/09/2025].
Ellen MacArthur Foundation. “Circular Economy Concept.” Ellen MacArthur Foundation. https://www.ellenmacarthurfoundation.org/. [diakses pada 21/08/2025].
Ellen MacArthur Foundation. “Commercial collaboration: A powerful driver for the circular economy.” 14 Agustus 2025.
https://www.ellenmacarthurfoundation.org/commercial-collaboration-a-po werful-driver-for-the-circular-economy. [diakses pada 05/09/2025].
Ghisellini, Patrizia. “A review on circular economy: the expected transition to a balanced interplay of environmental and economic systems.” Science
Direct. 15 Januari 2016.
https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0959652615012287
. [diakses pada 02/09/2025].
Harahap, Irwansyah. “Permen ESDM No. 8 Tahun 2025: Kewajiban Sistem Manajemen Energi dan Solusi ISO 50001 – Sudah Siapkah Anda?.” DQS. 15 Agustus 2025.
https://www.dqsglobal.com/id/standar/blog/permen-esdm-no-8-tahun-202. [diakses pada 08/09/2025].
Joseph, Manu. “Microscopic menace: exploring the link between microplastics and cancer pathogenesis.” Royal Society chemistry. 22 Mei 2025. https://pubs.rsc.org/en/content/articlehtml/2025/em/d5em00232j. [diakses pada 03/09/2025].
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Capaian Kinerja Pengelolaan
Sampah.” Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). 2024. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/. [diakses pada 20/08/2025].
Kementerian PPN/Bappenas. Indonesia Emas 2045 (RPJPN 2025–2045).
Kementerian PPN/Bappenas. 2025. https://indonesia2045.go.id/. [diakses pada 23/08/2025].
Magang Alam Lindungi Hutan, “Bisnis LestariExtended Producer Responsibility (EPR): Pengertian, Tujuan, Dasar Hukum, Manfaat, dan Implementasinya di Indonesia.” Lindungi Hutan, 15 April 2024, https://lindungihutan.com/blog/extended-producer-responsibility-epr-peng ertian-tujuan-dasar-hukum-manfaat-dan-implementasinya-di-indonesia/, [ diakses pada 07/09/2025].
OECD. “Extended Producer Responsibility: Updated Guidance for Efficient Waste Management.” OECD Publishing. 2016.
https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2016/09/e xtended-producer-responsibility_g1g6742c/9789264256385-en.pdf.
[diakses pada 01/09/2025].
Phelan, Jessica. “What steps is France taking to tackle its plastic pollution?.” RFI MEDIA. 31 Mei 2023.
https://www.rfi.fr/en/france/20230531-what-steps-is-france-taking-to-tackl e-its-plastic-pollution. [diakses pada 02/09/2025].
Putra, Erik Purnama. “Hasil Riset Botol Minuman Penyumbang Sampah Terbanyak.” REPUBLIK. 13 Februari 2024.
https://news.republika.co.id/berita/s8rv6m484/hasil-riset-botol-minuman-p enyumbang-sampah-terbanyak. [diakses pada 24/03/2025].
Quraisy, Mujahid. “Evaluasi Kebijakan dan Regulasi Ekonomi Sirkuler di Indonesia: Tantangan, Respon Industri, dan Rekomendasi Kebijakan.” ResearchGate. Februari 2025.
https://www.researchgate.net/publication/388768776_Evaluasi_Kebijakan
_dan_Regulasi_Ekonomi_Sirkuler_di_Indonesia_Tantangan_Respon_Indu stri_dan_Rekomendasi_Kebijakan, [diakses pada 25/08/2025].
Rahman, Faisol. “Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan
Hidup.” Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada. 2022. https://pslh.ugm.ac.id/peran-serta-masyarakat-dalam-pengelolaan-lingkung an-hidup/. [diakses pada 09/09/2025].
Raza, Maimona. “Microplastics in soil and freshwater: Understanding sources, distribution, potential impacts, and regulations for management.” Pubmed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10450477/. [diakses
pada 6/09/2025].
Sachdeva, Anurodh. “Extended Producer Responsibility and Ecomodulation of Fees.” Ecologic. Maret 2021. https://www.ecologic.eu/18066, [diakses pada 04/09/2025].
Schneider, Christine. “EPR in Denmark - Changes from 2025.” Deutsche Recycling Service GmbH. 19 Desember 2023,
https://deutsche-recycling.com/blog/epr-in-denmark-reporting-changes-fro m-2025/. [diakses pada 01/09/2025].
Setiawan, Asep. “Implementasi EPR (Extended Producer Responsibility) di Indonesia: Peluang dan Tantangan.” Dashboard Data dan Informasi Pengurangan Sampah. 26 Maret 2023,
https://info3r.menlhk.go.id/berita/detail/berita-15-v_berita. [diakses pada 31/08/2025].
The Consumer Goods Forum. “Guiding Principles for the Ecomodulation of EPR Fees.” Februari 2022.
https://www.theconsumergoodsforum.com/wp-content/uploads/2022/02/G uiding-Principles-for-the-Ecomodulation-of-EPR-Fees-February-2022.pdf. [diakses pada 05/03/2025].
United Nations. “Sustainable Development Goals.” United Nations Department of Economic and Social Affairs. 2015. https://sdgs.un.org/goals. [diakses pada 23/08/2025].
United Nations Environment Programme. “Resolution 5/14: End Plastic Pollution: Towards an international legally binding instrument.” 10 Mei 2022. https://wedocs.unep.org/bitstream/handle/20.500.11822/39812/OEWG_PP
_1_INF_1_UNEA%20resolution.pdf. [diakses pada 05/03/2025].
World Economic Forum. “Radically Reducing Plastic Pollution in Indonesia: A Multistakeholder Action Plan National Plastic Action Partnership.” World Economic Forum. April 2020. https://pacecircular.org/sites/default/files/2021-03/NPAP-Indonesia-Multist
akeholder-Action-Plan_April-2020_compressed%20%281%29.pdf. [diakses pada 01/09/2025].
WWF-Indonesia. “Panduan Perluasan Tanggung Jawab Produsen terhadap Produk dan Kemasan Plastik untuk Industri di Indonesia.” WWF-Indonesia. 2022. https://plasticsmartcities.wwf.id/storage/user_uploads/ddaa8a2371ba61575 018d34cd34c6478.pdf. [diakses pada 01/09/2025].
WWF Indonesia. “Pemerintah Kota Bogor Dan Wwf-Indonesia Sepakat Untuk Tangani Sampah Plastik Di Kota Bogor.” WWF. 11 Juni 2025.
https://www.wwf.id/id/blog/pemerintah-kota-bogor-dan-wwf-indonesia-se pakat-untuk-tangani-sampah-plastik-di-kota-bogor. [diakses pada 02/09/2025].
Artikel dalam Seminar dan Lain-lain
“Naskah Akademik Tentang Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah.” JDIH Jawa Tengah, 2022.
Tesis/Disertasi
Auer, Manuel. “Eco-Modulation of Extended Producer Responsibility in the EU: Impacts on the Packaging Industry and for the Transition to a Circular Economy.” Master Thesis., University of Applied Sciences - FH Campus Wien. 2023. hlm. 3.
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
