Extended Use of a Copper Intrauterine Device Beyond Theoretical Effectiveness: A ten-year study on the Multiload Cu-250 in a ynecologic private practice in Indonesia with specific reference to its use in the national..



R. Soeprono R. Soeprono(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pemakaian IUD Bertembaga dalam waktu lama melewati masa efektip teoretis tidak mengganggu efektifitasnya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Hal ini disimpulkan dari penelitian se-lama sepuluh tahun meliputi 52 pasien praktek spesialis pribadi yang setuju untuk tents menggunakan Multiload Cu-250 tanpa ganti setelah pemakaian selama tiga- tahun yang merupakan batasan masa pakai efektip teoretis bagi jenis IUD Mi. Lama pemakaian tercatat berkisar antara 36,08 sampai 100,51 bulan, sedangkan rata-rata pemakaian adalah 52,10 bulan. Sebanyak 25 (48,07%) wanita memakainya selama 3-4 tahun, 19 (36,53%) selama 4-5 tahun dan 9 (17,30%) selama 6-7 tahun. Pemakaian terlama tercatat pada 4 wanita selama 77,60; 72,48; 92,72 dan 100,51 bulan. Tidak terjadi sate pun kegagalan kehamilan dalam kelompok penelitian ini. Kelompok pembanding terdiri atas 63 wanita pemakai jenis IUD yang sama selama waktu kurang dari tiga tahun dan berasal dad praktek pribadi yang sama. Gangguan subyektip, perdarahan, kelainan haid dan ekspulsi tidak menunjukkan peningkatan frekuensi yang berarti. Sebaliknya, infeksi panggul dan sekresi vaginal yang berlebihan bertambah Bering secara bermakna, meski masih dalam derajat yang ringan dan mudah teratasi. Biqa pula dipahami bahwa terjadi lebih banyak permintaan untuk melepas IUD karena ingin hamil lagi. Karena Multiload Cu-250 sudah terpilihsebagai IUD Bertembaga utama yang digunakan dalam program keluarga berencana nasional di Indonesia, basil penelitian ini dapat bermanfaat dalam kaitannya dengan masalah kontinuasi pemakaian, keamanan, efektifitas, penghematan biaya dan penyediaan peralatan, baik dad segi kepentingan pemakai maupun dari segi kepentingan program. Dalarn penelitian lain yang sedang berjalan hasil-hasil ini akan dibandingkan dengan kelompok pemakai lain yang berganti IUD setelah usai masa efektip teoretis tiga tahun. Dianggap perlu diadakannya penelitian•penelidan lain dalam lingkup epidemiologik lapangan yang lebih Was dengan kondisi klinis medic yang mungkin tidak selalu optimal.

Key Words: copper intrauterine device — family planning — Multiload Cu-250 — demography —gynecology





Article Metrics

Abstract views : 231 | views : 170




Copyright (c)



View My Stats

 

Creative Commons License
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) by  Universitas Gadjah Mada is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ugm.ac.id/bik/.