Penerapan Blue Economy untuk Perikanan Berkelanjutan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Tegal

https://doi.org/10.22146/jfs.9940

Muhammad N. Misuari(1*), Azis N. Bambang(2), Purwanto Purwanto(3)

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Eksploitasi terhadap sumber daya alam seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan. Blue economy dikembangkan untuk mengatasi sistem ekonomi yang cenderung eksploitatif dan merusak lingkungan. Implementasi blue economy dalam pendidikan merupakan salah satu solusi melalui pembentukan karakter manusia yang mampu mengelola lingkungan secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan dan strategi untuk mewujudkan perikanan berkelanjutan melalui blue economy di SUPM(Sekolah Usaha Perikanan Menengah) Tegal. Penelitian ini menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Untuk menggambarkan hasil dari penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis SWOT dalam penentuan strategi. Pengambilan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi terhadap implementasi blue economy di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SUPM Tegal telah menerapkan blue economy melalui kebijakan sekolah, kurikulum, teaching factory, dan sarana prasarana dengan skor nilai 76,5. Strategi sekolah dalam menerapkan blue economy melalui pemberdayaan, peningkatan, dan modernisasisarana prasarana pendidikan; peningkatan hubungan kerja sama dengan dunia usaha, orang tua peserta didik serta masyarakat kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas, profesionalisme, pelayanan, dan kinerjapenyelenggara pendidikan dalam rangka pengembangan kelembagaan dan good governance.Eksploitasi terhadap sumber daya alam seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan. Blue economydikembangkan untuk mengatasi sistem ekonomi yang cenderung eksploitatif dan merusak lingkungan.Implementasi blue economy dalam pendidikan merupakan salah satu solusi melalui pembentukan karaktermanusia yang mampu mengelola lingkungan secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji penerapan dan strategi untuk mewujudkan perikanan berkelanjutan melalui blue economy di SUPM(Sekolah Usaha Perikanan Menengah) Tegal. Penelitian ini menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatifdan kualitatif. Untuk menggambarkan hasil dari penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisisSWOT dalam penentuan strategi. Pengambilan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi terhadapimplementasi blue economy di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SUPM Tegal telah menerapkanblue economy melalui kebijakan sekolah, kurikulum, teaching factory, dan sarana prasarana dengan skor nilai76,5. Strategi sekolah dalam menerapkan blue economy melalui pemberdayaan, peningkatan, dan modernisasisarana prasarana pendidikan; peningkatan hubungan kerja sama dengan dunia usaha, orang tua peserta didikserta masyarakat kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas, profesionalisme, pelayanan, dan kinerjapenyelenggara pendidikan dalam rangka pengembangan kelembagaan dan good governance.

Keywords


blue economy, kebijakan sekolah, kurikulum, sarana prasarana, teaching factory

Full Text:

PDF


References

Arizona, D. Riniwati, H & N. Harahap. 2013. Analisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan komitmen organisasional terhadap kinerja pegawai. Jurnal Agribisnis Perikanan. I (1): 1-11.

Hadiwijoyo R, Purwanto & S.P. Hadi. 2013. Innovative green technology for sustainable industrial estate development. International Journal of Renewable Energy Development. II(1): 53-58.

Hakim, MF. 2013. Blue economy daerah pesisir berbasis kelautan dan perikanan. Economics Development Analysis Journal. II(2): 1-7.

Ikhsan, S. & A. Aid. 2011. Analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan komoditas karet di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Jurnal Agribisnis Perdesaan. I(3): 166-

Kautzar G.Z., Sumantri & R. Yuniarti. 2015. Analisis dampak lingkungan pada aktivitas supply chain produk kulit menggunakan metode LCA dan ANP. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri. III(1): 200-2011.

Manteaw, O.O. 2012. Education for sustainable development in Africa: The search for pedagogical logic. International Journal of Educational Development. XXXII(2012): 376-383.

Megasari, R. 2014. Peningkatan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk meningkatan kualitas pembelajaran di SMPN 5 Bukittinggi. Jurnal Administrasi Pendidikan. II(1): 636-831.

Mulyana, R. 2009. Penanaman etika lingkungan melalui sekolah perduli dan berbudaya lingkungan. Jurnal Tabularasa. VI(2): 175-180 Pauli, G. 2010. The blue economy. Paradigm Publications. Meksiko. 336 p.

Rahmah, Y.D. 2014. Implementasi Program Sekolah Adiwiyata (Studi Pada SDN Manukan Kulon III/540 Kota Surabaya). Jurnal Administrasi Publik. II(4): 753-757.

Sumarlin, R. Rachmawati & Suratman. 2013. Persepsi dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan lingkungan sekolah melalui program adiwiyata. Jurnal Majalah Geografi Indonesia.

XXVII(1): 38-55.

Sutardjo, S.C. 2012. KKP ajak dunia pendidikan kembangkan blue economy. http://puskita.kkp. go.id/i2/index.php/siaran-pers/69-kkp-ajakdunia-pendidikan-kembangkan-blue-economy.

Diakses tanggal 6 Juni 2015.

Tripon, A. 2014. Innovative technology for sustainable development of human resource using nonformal and informal education. Procedia Technology. XII(2014): 598-603.

Yustina. 2006. Hubungan pengetahuan lingkungan dengan persepsi, sikap, minat dalam pengelolaan lingkungan hidup pada guru Sekolah Dasar di Kota Pekanbaru. Jurnal Biogenesis. II(2): 67-



DOI: https://doi.org/10.22146/jfs.9940

Article Metrics

Abstract views : 1587 | views : 1198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Journal of Fisheries Sciences



Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Indexed by:

 

 

View My Stats