IbM Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Tanaman Sayuran di Kota Tomohon

https://doi.org/10.22146/jpkm.27281

Christina L. Salaki(1*), Sherlij Dumalang(2)

(1) Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara
(2) Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


An integrated pest control on vegetables crops in the fields,  is one of the control method to suppress the insect pest population , therefore farmer do not depend on the chemical controls that have negative effect both on the environment and human as well as animal.  The science and technology program for communities [IbM] aim to get a package of integrated pest control technology that is enviromentally friendly and it is derived from Indonesian microbial resources to support sustainable agriculture system .  To achieve  the goal, the program  implemented  through counseling, plot demonstration and field work.  These activities provided motivation  to farmers to be able to use biological agents combined with culture control to suppress population of insect pest and vegetables through the extension activities and the plot  demonstrations.  The IbM activity gave benefit to farmers by transfer knowledge through extension methods on how to get and use biopesticides with its theory and it can be directly practiced by farmers in the form of a plot demonstrations.


Keywords


Integrated Pest Management; Pest; Vegetable Crops

Full Text:

PDF


References

Memah dan Rimbing, 1999.  Dampak pelapsan parasitoid Diadegma eucerophaga dalam  hubungan  dengan  penggunaan   insektisida.     Fakultas  Pertanian Unsrat. Manado

 

Manengkey,  G  et  al.  2004.  Kajian  Jenis  Cendawan  Isolat  Lokal  Pada  Hama Wereng Hijau di Pertanaman Padi di Sawah di Minahasa. Proyek Peningkatan Manajemen Pendidikan Tinggi (P2MPT). Program Semi-Que. DIKTI.

 

Manengkey,  G et  al.  2006.  Keanekaragaman  Jenis  Cendawan  Entomopatogen Lokal dan Tingkat Patogenisitasnya  pada Hama Wereng Sebagai Vektor Virus Tungro pada Tanaman Padi Sawah di Sulawesi Utara.

 

Manengkey, G et al. 2011. Pemanfaatan Cendawan Entomopatogen Metarrhizium sp. dan Beauveria sp. strain lokal untuk Pengendalian Hama Leptocorisa acuta pada Tanaman Padi Sawah.

 

Meray, M.E.R. 1997. Uji Patogenitas jamur Yang Berasosiasi pada larva Plutella xylostella Linn. Eugenia 3(3), 1997: 146-149.

 

Salaki, Ch., 1995.   Toksisitas Bacillus thuringiensis  Asal Manado Terhadap  C. binotalis dan S. litura. Journal Eugenia. 1(4); 59-63.

 

Salaki,  Ch.,  1996a.    Prospek  Pemanfaatan  Isolat  Lokal  Bacillus  thuringiensis dalam Pengendalian Serangga Hama Perusak Daun (Cnaphalocrosis medinalis) pada Tanaman Padi.  Journal Eugenia.2(3): 272-284.

 

Salaki, Ch., 1996b.   Studi Efikasi Kemungkinan Aplikasi Beberapa Isolat Lokal Bacillus sp. dalam Pengendalian Secara Biologis Populasi Larva Plutell Salaki, Ch., Manengkey, G . & Rondonuwu, F. Keragaman jenis Bacillus thuringiensis isolat lokal Tomohon sebagai agen pengendali hayati hama- hama   tanaman   kubis   di  Kota  Tomohon.   Fakultas   Pertanian   Unsrat Manado.

 

Salaki,  Ch.,  J.  Rimbing,  dan  G.  Manengkey.  2001.  Kajian  Keanekaragaman Serangga Predator dan Padat Populasi Sebagai Pengendalian Hayati pada Tanaman Padi   Sawah di Kabupaten Minahasa.  Media Publikasi  Ilmiah Pertanian EUGENIA. Fakultas Pertanian UNSRAT.

 

Salaki,  Ch.,  Situmorang,  J.  &  Sembiring,  L.  2009.  Isolasi  dan  Karakterisasi Bakteri Indigenous Indonesia (Bacillus thuringiensis) yang Berpotensi sebagai Agensia Pengendalian Hayati terhadap Serangga Hama Kubis (Crocidolomia   binotalis).   Pros.Seminar   Nasional   Basic   Science   VI Fakultas MIPA Universitas Brawidjaya, Malang.

 

Sembel, D.T., D. Kandowangko dan F. Kaseger. 1991. Pengkajian intensitas penggunaan  pestisida  di Sulawesi  Utara.  Laporan  Penelitian.  Kerjasama Fakultas Pertanian dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Bappeda Tkt. I Sulawesi Utara.

 

______. N.N. Wanta, R. Maramis dan J. Rimbing. 1994.  Perbandingan Antara Pelepasan   D.   eucerophaga   Hornstm   (Hymenoptera:   Ichneumonidae) Dengan  Penyemprotan  Bacillus  thuringiensis  Berl.  Untuk  Pengendalian Hama   Plutella   xylostella    Lin.   (Lepidoptera:    Yponomeutidae)    Pada Tanaman Kubis di Minahasa. Eugenia X(15):1-10.

 

_______., dan Tim 1995. Survey jamur-jamur patogen pada tanamn   kubis di

Sulawesi Utara. Laporan  Penelitian Fakultas Pertanian Unsrat

 

_______.,D. Tarore, N.N. Wanta.,  (1999). Pelepasan Diadegma  eucerophaga pada   Tanaman Petsai di kecamatan Tompaso. Laporan Penelitian Fakultas Pertanian Unsrat.

 

________, J. Rimbing, B. Assa. L. Taulu dan O. Tandi 2007a.     Isolasi, dan Identifikasi jamur patogen Pada hama-hama Tanaman sayuran di Sulawesi Utara. Media Publikasi EUGENIA. Fakultas Pertanian Unsrat.  Vol 14  No. 1. Januari  2008

 

Untung,  K.  2006. Pengantar  Pengelolaan  Hama  Terpadu  (edisi kedua).  Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

 

Wanta, N.N., J.Th. Ponggohong, D.Tarore & M. Lengkong (1997). Evaluasi terhadap  Diadegma  eucerophaga  Horstm.  Terhadap  Plutella  xylostella Linn. Di Pertanaman Kubis Desa Rurukan Kec. Tomohon.  Eugenia 3(4), 1997: 233-239.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpkm.27281

Article Metrics

Abstract views : 1327 | views : 50773

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

ISSN (print) 2460-9447

ISSN (online) 2541-5883