KONSEP MULTIKULTURAL DAN ETNISITAS PRIBUMI DALAM PENELITIAN SENI

https://doi.org/10.22146/jh.1058

Victor Ganap(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pada hakikatnya seni tradisi merupakan sebuah ekspresi kultural sebagai subjek kolektif yang terikat oleh karakteristik ranah budaya masing-masing sehingga identitas dan nilai kearifan lokalnya turut terbawa serta. Pandangan multikultural yang menjunjung tinggi kesetaraan budaya mengakui eksistensi tradisi lisan yang melekat pada setiap etnisitas pribumi sehingga penelitian terhadap seni tradisi selayaknya dilakukan oleh peneliti pribumi yang memiliki pengalaman seumur hidup terhadap ikatan primordial budayanya. Untuk itu, konsep baru dalam penelitian seni berdasarkan konsep multikultural dan etnisitas pribumi memiliki arti penting terhadap pencapaian tingkat kebenaran dan kesahihan hasil penelitian.

Kata Kunci: multikultural, etnisitas pribumi, seni tradisi


Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.1058

Article Metrics

Abstract views : 6532 | views : 4344

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2012 Victor Ganap

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


About Us

Editorial Team

Journal History

Contact

Publish with Us

Guidelines

Submission

Register Account

Explore

Current Issue

Archives

Our Statistics


Humaniora (Online ISSN 2302-9629; SINTA-2 Indexed) is published by the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada. The layout and the content of this OJS 2 website are customized by and attributable to Moh. Masruhan and Yoga Adwidya, and are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licence (CC BY-SA).
web counter Humaniora's Stats