Konstruksi Posesif Bahasa-bahasa Austronesia dan Non Austronesia di Kawasan Timur Indonesia: Studi Bandingan Bahasa Tetun (Timor Timur), Lamaholot (Flores Timur), dan Mai Brat (Kepala Burung)

https://doi.org/10.22146/jh.1877

Inyo Yos Fernandez(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Bahasa Tetun Terik yang disebut juga Tetun Fenan atau Tetun Laos digunakan olen sebagian penduduk di daerah Propinsi Timor Timur. Penutur dia1ek Tetun Terik yang berjumlah sekitar 400.000 orang mendiami wilayah Kabupaten Vikeke, Kovalima, dan di sebagian wilayah Kabupaten Manatuto. Selain digunakan di Timor Timur, Bahasa Tetun Terik digunakan juga di Kabupaten Belu, di Propinsi Nusa Tenggara Timur, di Wilayah Timor yang berbatasan dengan Propinsi Timor Timur.


Keywords


austronesia, bahasa, non austronesia, Tetun Terik, Timor Timur

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.1877

Article Metrics

Abstract views : 2399 | views : 2202

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2013 Inyo Yos Fernandez

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



free web stats Web Stats

ISSN 2302-9269 (online); ISSN 0852-0801 (print)
Copyright © 2022 Humaniora, Office of Journal & Publishing, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada