Beberapa Perbedaan Pandangan para Ahli Bahasa tentang Qiyas (Analogi) dalam Sintaksis Arab

https://doi.org/10.22146/jh.1883

Sangidu Sangidu(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Setiap bahasa mempunyai kelebihan dan keistimewaan sendiri-sendiri, demikian juga bahasa Arab mempunyai kelebihan dan keistimewaan yang tidak dimiliki bahasa lain. Menurut Algalayaini (1973:4-5) ilmu bahasa Arab itu terdiri dari al-sharf dan al-i'rab (dikenal dengan nama al-nachwu), al-rasm, al-ma'ani, al-bayan, al-badi', al-'arudh, al-qawafi, qardusy-syi'r, al-insya', al-khithabah, tarikhul-adab, dan matnul-lughah. Oleh karena banyaknya permasalahan dan terbatasnya waktu, maka penulis sadardan yakin bahwa untuk meneliti dan membahas bahasa Arab secara keseluruhan tidak bakal terwujud. Oleh karena itu, penulis hanya akan membahas sebagian kecil dari ilmu bahasa Arab yaitu: "Beberapa perbedaan pandangan Para Ahli Bahasa Arab tentang Qiyas (Analogi) dalam sintaksis Arab".

Keywords


analogi, bahasa Arab, linguistik, sintaksis, qiyas

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.1883

Article Metrics

Abstract views : 2174 | views : 14211

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2013 Sangidu Sangidu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



free web stats Web Stats

ISSN 2302-9269 (online); ISSN 0852-0801 (print)
Copyright © 2022 Humaniora, Office of Journal & Publishing, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada