Paradigma Redistribution With Growth Menuju Good Governance

https://doi.org/10.22146/jh.752

M. Nur Budiyanto(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pembangunan di negara-negara berkembang tidak saja menjadi sebuah paradigma (pandangan keilmuan), melainkan menjadi ideologi (pandangan politik), bahkan mitos. Ketika negara-negara terjajah di kawasan Asia dan Afrika memperoleh kemerdekaannya, baik “diberi” maupun “direbut”, terperangah melihat dirinya. Negara-negara baru ini bukan saja terperangah dalam hal kesejahteraan, tetapi juga dalam hal peradaban. Ketertinggalan tersebut tidak dihitung oleh tahun, namun abad. Pada tahun 1945, negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Utara sudah berkembang dari masyarakat merkantilisme ke masyarakat industri tahap pertama. Pada saat yang sama masyarakat negara baru berada dalam tahap primitif, agraris, dan sebagian kecil di peradaban merkantilisme serta lebih sedikit lagi di peradaban industri. Merkantilisme artinya sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dengan pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dengan kebijakan yang bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yang baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1990; 578)).

Penulis akan memulai dari konsep pembangunan zaman Orde Baru. Orde Baru melakukan pembangunan bagi rakyat Indonesia, khususnya antara tahun 1970 hingga pertengahan 1980-an. Keunggulan manajemen Presiden Soeharto dikombinasikan dengan para teknokrat yang cakap keluaran perguruan tinggi luar negeri, sebagian besar dari Berkeley sehingga tidak jarang dicap “mafia Berkeley”. Sudah demikian, iklim dunia mulai bergeser dari kecenderungan politik ke cenderungan ekonomi, antara lain, ditandai dengan terbentuknya geo-geo ekonomi baru di seluruh dunia.

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.752

Article Metrics

Abstract views : 715 | views : 875

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2012 M. Nur Budiyanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



free web stats Web Stats

ISSN 2302-9269 (online); ISSN 0852-0801 (print)
Copyright © 2022 Humaniora, Office of Journal & Publishing, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada