Body Parts, Sex, and Landscapes: an Explication of Eliot's Symbolism in the Love-song of J. Alfred Prufock

https://doi.org/10.22146/jh.975

Bernardus Hidayat(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Situasi kultural dan intelektual baru, seperti di awal abad ke-20, membutuhkan mode-mode ekspresi yang juga baru yang mampu memberikan bentuk sekaligus kemampuan mengendalikan makna pada sensibilitas sang seniman. T.S. Eliot memenuhi kebutuhan itu dengan menciptakan teknik objective correlative yang diwarnai oleh disjunction, pengalaman personal, realisme simbolik, dan kompleksitas makna. teknik ini diberikan untuk mengandalkan bentuk dan kontrol pada chaos dan hilangnya arah hidup yang mewarbai zaman itu. Dalam kajian ini, teknik itu diterapkan dalam salah satu karya Eliot dengan harapan pembaca akan terbantu untuk menyimak karya-karya Eliot yang lain, atau karya-karya lain yang juga modernis, yang biasanya sangat sulit bagi orang-orang yang masih harus bergulat dengan bahasa asing dasar.

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.975

Article Metrics

Abstract views : 879 | views : 1131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2012 Bernardus Hidayat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



free web stats Web Stats

ISSN 2302-9269 (online); ISSN 0852-0801 (print)
Copyright © 2022 Humaniora, Office of Journal & Publishing, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada