Teori Konflik dan Dinamika Hubungan antarsuku-Bangsa

https://doi.org/10.22146/jh.1861

Hari Poerwanto(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Kelompok dan lembaga sosial adalah bentuk struktural dari masyarakat.
Dalam menghadapi situasi tertentu, dinamikanya akan tergantung pada
pola-pola perilaku para warganya. Dinamika suatu masyarakat tercermin
dalam perkembangan dan perubahan yang terjadi, yaitu akibat hubungan
orang-perorangan, antar kelompok maupun antara oranq-perorangan dengan kelompok. Berbagai bentuk interaksi sosial yang ditandai oleh terjadinya kontak dan komunikasi, merupakan aspek penting untuk mempelajari proses-proses sosial. Apabila terjadi suatu perubahan yang menyebabkan goyahnya sendi-sendi kehidupan yang ada, pengetahuan tentang proses-proses sosial akan dapat dipakai guna memahami perilaku yang akan muncul (Gillin dan Gillin, 1954). Konflik merupakan salah satu bentuk dan proses-proses  sosial yang terpenting.

Keywords


bangsa, kelompok, masyarakat, sosial, teori konflik

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jh.1861

Article Metrics

Abstract views : 17388 | views : 10574

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2013 Hari Poerwanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ISSN 2302-9269 (online); ISSN 0852-0801 (print)
Creative Commons License Copyright © 2022 Humaniora. This website and its contents are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License