Peran Pameran Arsip Virtual Sebagai Sumber Pengetahuan di Tengah Pandemi Covid-19: Studi Kasus Kreativitas Mahasiswa Kearsipan (KERTAS)

https://doi.org/10.22146/diplomatika.83517

Ikhtiar Anugrah Hidayat(1*), Irfan Rizky Darajat(2), Faizatush Sholikhah(3)

(1) Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Salah satu prinsip dan tujuan mendasar dari kearsipan adalah memberikan akses dan ketersediaan pada masyarakat terkait layanan kearsipan. Dalam memenuhi kewajiban ini dengan membantu masyarakat untuk memahami fungsi arsip melalui sebuah pameran. Pada kenyataannya, sejak awal tahun 2020 dunia termasuk Indonesia dihadapkan pada situasi Pandemi COVID-19. Di mana dampak dari situasi ini mempengaruhi aktivitas manusia dan mengharuskan adanya pembatasan secara sosial. Menanggapi situasi ini diperlukan adanya upaya masif dalam menyediakan pameran sebagai program publik kearsipan. Tantangan yang dihadapi dari Pandemi COVID-19 tentu berhubungan dengan peran dan keberhasilan tujuan pameran arsip itu sendiri. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan suatu upaya dengan mendorong inovasi teknologi dan rangkaian acara atau program yang ditawarkan melalui pameran arsip virtual. Oleh karena itu, subjek dalam penelitian ini adalah divisi acara, artistik, kurasi, dan desain dokumentasi dari Kreativitas Mahasiswa Kearsipan (KERTAS) yang berhubungan langsung dengan studi kasus penelitian. Secara khusus, penelitian ini juga menganalisis objek terkait pemanfaatan website pameranarsip.sv.ugm.ac.id, instagram @kertas_ugm, dan kanal youtube dari pameran arsip virtual KERTAS. Dalam studi kasus penelitian ini akan menelaah terkait virtual reality tours (konsep 3D mapping) sebagai inovasi dan program yang diberikan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis dua tingkat, yakni secara fisik dan manusia. Di mana metode ini menganalisis pada aspek visualisasi dan pengalaman bagi pengunjung pameran. Berdasarkan hasil analisis wawancara, observasi, dan analisis dua tingkat dapat diketahui bahwa aspek fisik konsep 3D mapping dan program KERTAS khususnya fungsi dan tujuan pameran arsip virtual sebagai sumber pengetahuan dapat tercapai, namun dari aspek manusia masih perlu dioptimalkan. Mengingat pengunjung sebagai tolak ukur keberhasilan dalam sebuah pameran harus diperhatikan. Dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan pameran arsip virtual tidak hanya mengedepankan aspek fisik saja, namun aspek manusia sebagai pengunjung dan penikmat pameran juga harus dipertimbangkan dan menjadi perhatian khusus dalam implementasinya.


Keywords


pameran arsip virtual; sumber pengetahuan, pandemi Covid-19; KERTAS

Full Text:

PDF


References

Pustaka Jurnal Penelitian

Ahmad, S., Abbas, M. Y., Taib, M. Z. M., & Masri, M. (2014). Museum exhibition design: communication of meaning and the shaping of knowledge. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 153, 254-265.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1990). Riset Kualitatif untuk Pendidikan: Pengantar ke Teori dan Metode. Terjem.: Munandir. Jakarta: Depdikbud, Dikti. Proyek Pengembangan Pusat Fasilitas Bersama Antara Universitas.

Coen, L. H., & Wright, A. G. (1975). The interpretive function in museum work. Curator: The Museum Journal, 18(4), 281-286.

Dong, Y., Mo, X. I., Hu, Y., Qi, X., Jiang, F., Jiang, Z., & Tong, S. (2020). Epidemiological characteristics of 2143 pediatric patients with 2019 coronavirus disease in China. Pediatrics, 145(6), e20200702.

Farqo, T. M. (2016). Perancangan Konten Multimedia Sebagai Pendukung EGD Museum Surabaya (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Gordon, H. M. (1994). Archival exhibitions: purposes and principles (Doctoral dissertation, University of British Columbia).

Howgill, E. (2015). New methods of analysing archival exhibitions. Archives and Records, 36(2), 179-194.

Kim, S. (2018). Virtual exhibitions and communication factors. Museum Management and Curatorship, 33(3), 243-260.

Leong, C. K., & Chennupati, K. R. (2008). An Overview of Online Exhibitions. DESIDOC Journal of Library and Information Technology, 28(4).

Loran, M. (2005). Use of websites to increase access and develop audiences in museums: experiences in British national museums. Digithum, 7, 23-28.

Lester, P. (2006). Is the virtual exhibition the natural successor to the physical?. Journal of the Society of Archivists, 27(1), 85-101.

Powers, S. (1978). Why exhibit? The risks versus the benefits. The American Archivist, 41(3), 297-306.

Rentschler, R. (1998). Museum and performing arts marketing: A climate of change. The Journal of Arts Management, Law, and Society, 28(1), 83-96.

Siahaan, M. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan, 20(2).

Styliani, S., Fotis, L., Kostas, K., & Petros, P. (2009). Virtual museums, a survey and some issues for consideration. Journal of cultural Heritage, 10(4), 520-528.

Vom Lehn, D., & Heath, C. (2005). Accounting for new technology in museum exhibitions. International Journal of Arts Management, 11-21.

Waryanti, D. R. (2016). KLASIFIKASI PRIORITAS KETERTARIKAN PERILAKU PENGUNJUNG PAMERAN TERHADAP KARYA SENI RUPA KONTEMPORER. INVENSI (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni), 1(2), 1-12.

Widuri, N. R. (2012). Pameran, Media Komunikasi Antara Perpustakaan Dengan Pengguna. JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI, 28(2), 120-126.

Pustaka Buku

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik.

Astuti, A. Fajar Feratri. (2013). Kegiatan Pameran Kearsipan sebagai Pemanfaatan dan Pendayagunaan Media Arsip (Arsip Statis). 5 Februari 2013

Edmondson, R., & Edmonson, R. (2004). Audiovisual archiving: philosophy and principles (p. 47). Paris: Unesco.

Effendhie, M. (2019). Arsip, Memori, dan Warisan Budaya. Publikasi dan Pameran Arsip.

Patton, M. Q. (1990). Qualitative evaluation and research methods. SAGE Publications, inc.

Pustaka Undang-Undang

Pemerintah, P., & OTONOM, K. P. S. D. (2020). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020.



DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.83517

Article Metrics

Abstract views : 184 | views : 80




Copyright (c) 2023 Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

....................................................................................................................................................................................................................................................

The Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan with online ISSN: 2598-0009 and print ISSN: 2597-9981 is published by Universitas Gadjah Mada. The content of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.

View My Stats

  

                                                                      The Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan has been indexed on:

gs