Pemurnian Parsial dan Karakterisasi Enzim Xilanase dari Bakteri Laut Bacillus safencis strain LBF P20 Asal Pulau Pari Jakarta

https://doi.org/10.22146/agritech.17004

Fitria Fitria(1*), Nanik Rahmani(2), Sri Pujiyanto(3), Budi Raharjo(4), Yopi Yopi(5),

(1) Departemen Mikrobiologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, SH, Tembalang Semarang, Jawa Tengah 50275
(2) Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi, Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jl. Raya Bogor, Km. 46 Cibinong-Bogor, Jawa Barat 16911
(3) Departemen Mikrobiologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, SH, Tembalang Semarang, Jawa Tengah 50275
(4) Departemen Mikrobiologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, SH, Tembalang Semarang, Jawa Tengah 50275
(5) Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi, Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jl. Raya Bogor, Km. 46 Cibinong-Bogor, Jawa Barat 16911
(*) Corresponding Author

Abstract


Enzyme xylanase (EC 3.2.1.8) is widely used in various industrial  fields for the hydrolysis of xylan (hemicellulose) into xylooligosaccharide and xylose. The aims of this study were to  conduct partial purification and characterization of xylanase from marine Bacillus safencis strain LBF P20 and to obtain the  xylooligosaccharide types from xylan hydrolysis by this enzyme.  Based on this research, the optimum time for enzyme production  occurred at 96 hours with the enzyme activity of 6.275 U/mL and  enzyme specific activity of 5.093 U/mg. The specific activities were  obtained from precipitation by amicon® ultra-15 centrifugal filter devices, gel filtration chromatography and anion exchange chromatography that were increased by 15.07, 34.7, and 96.0  U/mg. The results showed that the highest activity at pH 7, temperature of 60 °C, and stable at 4 °C. Type of  xylooligosaccharide produced by this study were xylohexoses, xylotriose, and xylobiose. SDS-PAGE analysis and zimogram  showed that the molecular weight of xylanase protein were about  25 kDa.

 

ABSTRAK

Enzim xilanase (EC 3.2.1.8) digunakan dalam hidrolisis xilan  (hemiselulosa) menjadi xilooligosakarida dan xilosa. Penelitian  ini bertujuan untuk melakukan purifikasi parsial dan karakterisasi xilanase dari bakteri laut Bacillus safencis strain LBF P20 serta uji  hidrolisis untuk mengetahui jenis xilooligosakarida yang  dihasilkan oleh enzim tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, waktu optimum untuk produksi enzim terjadi pada jam ke 96  dengan aktivitas enzim sebesar 6,275 U/mL dan aktivitas spesifik enzim sebesar 5,093 (U/mg). Aktivitas spesifik enzim hasil  pemekatan dengan amicon® ultra-15 centrifugal filter devices,  kromatografi filtrasi gel dan kromatografi penukar anion  mengalami peningkatan berturut-turut sebesar 15,1; 34,7 dan96,0 U/mg. Hasil karakterisasi menunjukkan aktivitas  tertinggi pada pH 7, suhu 60 °C dan stabil pada suhu 4 °C. Analisis SDS-PAGE dan zimogram menunjukkan berat molekul protein xilanase berkisar 25 kDa. Jenis gula reduksi yang  dihasilkan yaitu xiloheksosa, xilotriosa, dan xilobiosa.


Keywords


Bacillus safencis; purification; characterization; xylanase; xylooligosaccharide

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.17004

Article Metrics

Abstract views : 344 | views : 515

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Agritech

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AGRITECH Journal Indexed by:


website statisticsView My Stats

Creative Commons License Agritech is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.