Pengaruh Penambahan Kacang Tunggak (Vigna Unguiculata) terhadap Komposisi Proksimat Nasi Kecambah Sorgum (Sorghum Bicolor (L) Moench)

https://doi.org/10.22146/agritech.38256

Endah Wulandari(1*), Hanaa Rachmawati Sari(2), Een Sukarminah(3), Dian Kurniati(4), Elazmanawati Lembong(5), Fitry Filianty(6)

(1) Universitas Padjadjaran
(2) Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Jatinangor KM 21, Sumedang, Jawa Barat 45
(3) Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Jatinangor KM 21, Sumedang, Jawa Barat 45
(4) Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Jatinangor KM 21, Sumedang, Jawa Barat 45
(5) Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Jatinangor KM 21, Sumedang, Jawa Barat 45
(6) Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Jatinangor KM 21, Sumedang, Jawa Barat 45
(*) Corresponding Author

Abstract


Sorgum (Sorghum bicolor (L) Moench.) merupakan bahan pangan lokal yang dapat digunakan sebagai pengganti beras. Sorgum memiliki kadar protein tidak tinggi, sehingga proses substitusi dengan kacang-kacangan atau proses perkecmabhan biji sorgum diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kadar protein produk berbasis sorgum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik proksimat nasi sorgum dan nasi kecambah sorgum tersubstitusi kacang tunggak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimental dengan perbandingan sorgum atau kecambah sorgum dengan kacang tunggak sebesar 90:10, 70:30 dan 50:50. Hasil
penelitian menunjukkan komposisi proksimat nasi sorgum mengalami perubahan seiring dengan meningkatnya substitusi kacang tunggak dan perkecambahan. Semakin besar substitusi kacang tunggak meningkatkan kadar protein dan kadar abu namun menurunkan kadar air, kadar lemak, dan kadar karbohidrat nasi sorgum sedangkan perkecambahan sorgum cenderung menaikkan kadar protein dan kadar air namun menurunkan kadar abu, kadar lemak dan kadar karbohidrat nasi kecambah sorgum.

Keywords


Cowpea; germination; proximate; sorghum



References

Ai, N. S., & Ballo, M. (2010). Peranan Air dalam Perkecambahan Biji. Jurnal Ilmiah Sains, 10(2), 190–195. Retrieved from http://repo.unsrat.ac.id/508/

Anggrahini. (2007). Pengaruh Lama Pengecambahan terhadap Kandungan Tokoferol dan Senyawa Proksimat Kecambah Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L .). Agritech, 27(4), 152–157.

Anyango, J. O. (2009). Improvement in the protein quality of African sorghum foods through compositing with cowpea.

Azizah, Y. N., Affandi, D. R., & Muhammad, D. R. A. (2013). The formulation and characteristic study of instant corn-rice (Zea mays L) which was subtituted of mung bean flour (Phaseolus radiatus). Jurnal Teknosains Pangan, 2(3), 84–95.

Budiarti, I. (2010). Pengaruh Efisiensi Penyosohan Beras-Sorgum Genotip 1.1 dan Kultivar Lokal Bandung dengan Metode Penyosohan Abrasif terhadap Karakteristik Inderawi Nasi-Sorgum serta Karakteristik Lainnya. Universitas Padjadjaran.

Darmatika, K., Ali, A., & Pato, U. (2018). Rasio Tepung Terigu dan Tepung Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) dalam Pembuatan Crackres. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian, 5(June), 1–14.

Dlamini, N. P. (2017). Nutritional and sensory quality of an extruded sorghum and cowpea blend snack-type complementary food. Retrieved from https://repository.up.ac.za/handle/2263/60800#?

Haryadi. (2008). Teknologi Pengolahan Beras. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Heni, T. (2015). Komoditas Pertanian Subsektor Tanaman Pangan Padi. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian.

Ismayanti, M., & Harijono. (2015). Formulation of Complementary Feeding Based on Germinated Cowpea Flour and Corn Using Linear Programming. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 3(3), 996–1005.

Khairi, E., & Kantero, B. (2014). Pengaruh Berbagai Kecambah Kacang-Kacangan terhadap Kadar Protein Terlarut dan Asam Amino Bebas Limbah Cair Isolasi Protein. AgriSains, 5(2), 102–114.

Marton, M., Mandoki. Z., Caspo J., Caspo-Kiss, Z., Marton, M., Mándoki, Z., & Marton, M., Mandoki. Z., Caspo J., Caspo-Kiss, Z. (2010). The role of sprouts in human nutrition. A review. Alimentaria, Hungarian University of Transylvania, 3, 81–117. Retrieved from http://www.acta.sapientia.ro/acta-alim/C3/alim3-5.pdf

Narsih, Yunianta, & Harijono. (2008). The Study on Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) Soaking and Germination Time to Produce Low Tannin and Phytic Phytic Acid Flour. Jurnal Teknologi Pertanian, 9(3), 173–180.

Pangastuti, H. A., Affandi, D. R., & Ishartani, D. (2013). Karakteristik Sifat Fisik dan Kimia Tepung Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) dengan Beberapa Perlakuan Pendahuluan. Jurnal Teknosains Pangan Januari Jurnal Teknosains Pangan (Vol. 2). Retrieved from www.ilmupangan.fp.uns.ac.id

Phattanakulkaewmorie, N., Paseephol, T. and Moongngarm, A. (2011) ‘Chemical Compositions and Physico-Chemical Properties of Malted Sorghum Flour and Characteristics of Gluten Free Bread’, World Academy of Science, Engineering and Technology, 5(9), pp. 454–460.

Suarni. (2012). Potensi Sorgum sebagai Bahan Pangan Fungsional. IPTEK Tanaman Pangan, 7(1), 58–66.

Sukarminah, E. (2014). Kajian Sifat Biji Sorgum Putih Varietas Lokal Bandung serta Pengaruh Kadar Air Setelah Conditioning dan Lama Penyosohan Abrasif terhadap Hasil Beras Sorgum. Universitas Padjadjaran.

Sumarno, Damardjati, D. S., Syam, M., & Hermanto. (2013). Sorgum Inovasi Teknologi dan Pengembangan. Jakarta: IAARD Press.

Widowati, S., Nurjanah, R., & Amrinola, W. (2010). Proses Pembuatan dan Karakterisasi Nasi Sorgum Instan. In Pekan Serealia Nasional (pp. 978–979).

Winarno, F. (2010). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.



DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.38256

Article Metrics

Abstract views : 699 | views : 1381

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Agritech

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

agriTECH has been Indexed by:


agriTECH (print ISSN 0216-0455; online ISSN 2527-3825) is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies.


website statisticsView My Stats