Karakteristik Isotermis Sorpsi Air dan Umur Simpan Ledok Instan

https://doi.org/10.22146/agritech.9519

I Made Anom Sutrisna Wijaya(1*), I Ketut Suter(2), Ni Made Yusa(3)

(1) Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Bali, 80361
(2) Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Kampus Unud Bukit Jimbaran, Bali, 80361
(3) Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Kampus Unud Bukit Jimbaran, Bali, 80361
(*) Corresponding Author

Abstract


Ledok is a traditional food from Nusa Penida, Bali, in form of non-rice porridge. The main ingredients of Ledok were corn and cassava, and other ingredients such as peanut, red bean and spinach. The moisture sorption isotherm of instant Ledok with additional of frigate mackerel was observed in this study. The objectives of this study were to observe the moisture sorption isotherm properties of instant Ledok, and predict the shelf life of instant Ledok that packed in aluminum foil and HDPE (high density polyethylene) packaging material. Moisture sorption isotherms of instant Ledok were determined using the standard gravimetric static method over a range of relative humidity from 30% to 90%. The experimental sorption curves were fitted by GAB (Guggenheim-Anderson-de Boer) equation. The shelf life was determined using the ASLT (accelerated shelf life testing) method and calculated using Labuza model. The sorption isotherm curve of instant Ledok was found to be sigmoid shape of type II isotherm with monolayer (Mo) value of 0.0404 g H2O/100 g dry solid, K value of 0.855, and C value of 92.268. The predicted shelf life of instant Ledok was 29.8 months if packed in aluminum foil, and 6.0 months if packed in HDPE packaging materials.

ABSTRAK

Ledok adalah salah satu makanan tradisional dari Nusa Penida Bali, yang berbentuk seperti bubur. Bahan baku utama dari ledok ini adalah jagung dan singkong atau ubi jalar, dan bahan lain yang ditambahkan adalah kacang tanah, kacang merah, dan daun bayam. Pada studi ini dipelajari tentang karakteristik sorpsi-isoterm dari ledok instan yang diberi tambahan ikan tongkol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik isotermis sorpsi air ledok instan yang diberi tambahan ikan tongkol, dan untuk menentukan umur simpan (shelf life) dari ledok instan tersebut yang dikemas dengan aluminium foil dan plastik HDPE (high sensity polyethylene). Isotermis sorpsi air ledok instan ditentukan dengan menggunakan metode gravimetri standar, dan karakteristiknya dianalisis menggunakan metode GAB (Guggenheim, Anderson, dan de Boer). Umur simpannya ditentukan menggunakan metode ASLT (accelerated shelf life testing) dan dihitung menggunakan Model Labuza dengan pendekatan kadar air kritis. Hasil pengujian diperoleh bahwa isotermis sorpsi air ledok instan mempunyai bentuk sigmoid tipe II dengan nilai kadar air monolayernya (Mo) sebesar 0.0404 g H2O/100 g bahan kering, nilai konstanta K sebesar 0.855, dan nilai konstanta C sebesar 92.268. Umur simpan ledok instan yang dikemas aluminium foil adalah 29,8 bulan, sedangkan yang dikemas dengan plastik HDPE mempunyai umur simpan 6,0 bulan.


Keywords


Instant Ledok; moisture sorption isotherm; ASLT method; shelf life

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.9519

Article Metrics

Abstract views : 1144 | views : 1082

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Agritech

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Agritech has been Indexed by:


Agritech (print ISSN 0216-0455; online ISSN 2527-3825) is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies.


website statisticsView My Stats